KIRKA – Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung menyebut kepemimpinan Joko Widodo telah merusak sistim demokrasi Republik Indonesia.
Baca Juga : DRB Gagas Relawan Vaksinator Lampung
“Demokrasi kita sudah rusak sejak awal Pak Jokowi jadi Presiden. Bilang dia rindu demo, pas ada demo, mahasiswa dipukul,” ungkap dia, Jumat (06/08/2021).
“Kalian kalau mau protes di hantam buzzer.
Jadi siapa yang mau protes. Saya yang Anggota Dewan saja takut, apalagi masyarakat kecil,” ujar dia.
Baca Juga : DRB Pertanyakan Penanganan Covid-19 ke Presiden Jokowi
“Ini lebih parah dari Orde Lama, kita gak bisa protes dikit langsung dihajar buzzer, masuk Polda langsung ditangkap,” tegas dia.
Yang merusak sistim demokrasi di Indonesia ini, kata dia, para buzzer. Melalui buzzer ini, kata dia, setiap kebijakan yang diambil terkesan bersifat mundur – maju.
“Negeri kita ini dirusak oleh buzzer, masa penanganan Covid-19 dijadikan citra. Kena prank kan Rp2 triliun akhirnya se-Nusantara,” jelas dia.
“Kapan lagi ada hoax dimana mahasiswa mau menggelar demo, buzzer ini langsung nyerang Partai Demokrat,” ungkap dia.
“Seolah Partai Demokrat yang mendalanginya. Padahal kami lagi sibuk nyari yang isoman untuk diberikan sembako,” ucap dia.
Ia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama melawan buzzer, jangan sampai ada hoax.






