Kirka – Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Provinsi Lampung mematok target menembus lima besar nasional pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gateball 2026 di Lapangan Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON), Cibubur, Jakarta Timur, 19–24 Oktober mendatang.
Demi merealisasikan sasaran lima besar, Pergatsi Lampung memboyong 20 atlet terbaik untuk bertarung penuh di 11 nomor pertandingan.
Sektor tunggal putra, tunggal putri, serta triple putra menjadi tumpuan utama pendulang medali bagi kontingen asal Bumi Ruwa Jurai.
Ketua Umum Pergatsi Lampung, M. Taufiqullah, mengungkapkan kesiapan skuadnya usai beraudiensi dengan jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung.
Ia meyakini seluruh atlet mampu bersaing ketat di setiap kategori yang dipertandingkan.
“Kami menurunkan kekuatan penuh sebanyak 20 atlet untuk mengikuti 11 nomor pertandingan di Cibubur.
“Peluang meraih medali sangat terbuka, terutama dari nomor tunggal putra, tunggal putri, dan triple putra,” ujar Taufiqullah, dilansir pada Sabtu, 17 Oktober 2026.
Keyakinan pengurus provinsi berangkat dari rekam jejak positif pada kejuaraan tahun lalu.
Waktu berlaga di edisi sebelumnya, tim gateball Lampung sukses membawa pulang dua keping medali perak dari sektor tunggal putra serta tunggal putri, sekaligus mengunci peringkat ketujuh nasional.
“Capaian peringkat ketujuh dan dua medali perak tahun lalu menjadi modal berharga bagi para atlet.
“Pada kejurnas 2026, kami bertekad memperbaiki posisi agar bisa masuk jajaran lima besar nasional,” tambahnya.
Langkah Pergatsi Lampung berlaga di panggung nasional mendapat dukungan penuh dari Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat.
Bagi KONI Lampung, kejuaraan di Cibubur merupakan pijakan penting untuk mengukur daya saing atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Selain mengejar prestasi di gelanggang pertandingan, Taufik Hidayat turut mendorong pengurus cabang olahraga gateball memperluas jangkauan pembinaan di daerah.
Ia menyarankan Pergatsi membangun sinergi bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta institusi pendidikan.
“Keikutsertaan di kejurnas menjadi bagian dari upaya mendongkrak prestasi atlet menuju PON 2028.
“Di samping mengejar medali, sosialisasi gateball juga perlu diperluas lewat kerja sama dengan Dispora maupun lembaga pendidikan, mulai dari tingkat sekolah hingga perguruan tinggi,” kata Taufik Hidayat.
Pertarungan di Kejurnas Gateball 2026 sekaligus menjadi sarana bagi Pergatsi Lampung untuk mengasah kemampuan teknis dan mental tanding atlet.
Lewat jam terbang di level nasional, roda pembinaan olahraga gateball di Provinsi Lampung ditargetkan semakin solid.






