Hukum  

Akbar Bintang Putranto Tulis Surat Klarifikasi Dari Balik Jeruji Besi

Akbar Bintang Putranto Tulis Surat Klasifikasi Dari Balik Jeruji Besi
Tulisan tangan Tersangka kasus dugaan tipu gelap modus jual beli proyek di Lampung Selatan, Akbar Bintang Putranto, yang ditulisnya dari balik jeruji besi. Foto: Eka Putra

KIRKA – Tersangka kasus dugaan tipu gelap modus jual beli proyek di Lampung Selatan Akbar Bintang Putranto, tulis surat klarifikasi dari balik jeruji besi.

Baca Juga: Penyidik Tipidkor Polresta Bandar Lampung Turut Tangani Kasus Tipu Gelap Proyek Lampung Selatan

Dokumen terkait tulisan tangan dari Akbar Bintang Putranto tersebut, diterima oleh tim redaksi Kirka.co, pada Senin pagi 15 Mei 2023. Dimana dalam sepucuk surat itu ia berkisah soal kasus yang menjeratnya.

Ahmad Handoko selaku kuasa hukum Tersangka, membenarkan tentang adanya surat yang ditulis langsung oleh kliennya itu dari dalam sel tahanan Mapolresta Bandar Lampung.

Yang sesungguhnya, ditujukan Akbar Bintang kepada sahabat-sahabatnya, agar mengetahui peristiwa sebenarnya soal dugaan-dugaan masalah pelanggaran hukum yang kini tengah menjeratnya.

“Bintang klien saya dia pernah menyatakan, membuat tulisan tangan yang ditujukan untuk kawan-kawannya, menjelaskan kronologi kasus yang menjeratnya,” jelas Handoko, kepada Kirka.co.

Baca Juga: Kasus Dugaan Tipu Gelap Proyek Lampung Selatan Tahap Penelitian Jaksa

Ia menguraikan, bahwa dalam klarifikasi pada selembar kertas tersebut, kliennya menyebut dirinya tengah merasa terpojok dengan pemberitaan yang beredar soal jumlah uang yang diterimanya dari korban Yusar Riyaman Saleh.

Yang selanjutnya ditegaskan oleh Akbar Bintang dalam suratnya, nilai penerimaan sesungguhnya dari Pelapor itu lebih kecil dari yang diumumkan ke publik. Dimana sebagian juga sudah dipulangkannya sebagai tindakan pertanggung jawaban.

“Soal tuduhan penggelapan uang sebesar Rp2,6 miliar, klien saya mengakui menerima uang dari pelapor, tetapi nilainya hanya Rp1,1. Itu juga sudah dipulangkan Rp600 juta lebih, plus aset miliknya berupa satu unit mobil. Kami mempertanyakan dari mana jumlah yang lebih itu. Klien kami merasa tersudutkan,” imbuhnya.

Baca Juga: Korban Tipu Gelap Proyek Lampung Selatan Wacanakan Gugatan Baru

Maka dari klarifikasi pada tulisan tangannya itu, Akbar Bintang berharap nama baiknya dapat pulih. Sebab selama proses hukum ini berlangsung, ia merasa namanya telah hancur.

Terlebih saat ini ia tengah berjuang untuk menjadi seorang politisi. Namun melihat kondisi saat ini, berat baginya untuk kembali memperoleh kepercayaan publik agar ia terpilih menjadi Wakil Rakyat di kemudian hari.