Kirka – Empat atlet atletik andalan Lampung resmi bertolak menuju Surabaya untuk berlaga di kejuaraan nasional Jatim Open 2026.
Tim besutan Intan Group Athletics Training Center (IG-ATC) Lampung ini mengusung misi membawa pulang dua medali emas.
Pelepasan para atlet berlangsung di Hotel Grand Anugrah, Selasa, 28 April 2026.
Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Lampung, Suhaimi (Mr. Emik), melepas secara resmi tim yang akan bertanding di Lapangan Uentoeng Pudjadi, Universitas Negeri Surabaya, pada 1–3 Mei mendatang.
Kejuaraan itu menjadi tolok ukur penting bagi kemampuan atlet daerah di level nasional.
Dalam arahannya, Suhaimi mengingatkan seluruh atlet untuk menjaga sportivitas dan membawa harum nama Lampung di kancah nasional.
Manajer Tim, Andre Hari Wibowo, didampingi pelatih Okriyandi, merinci empat nama yang diturunkan.
Mereka terdiri dari atlet senior dan kategori umur di bawah 18 tahun (U-18).
Di kategori U-18, Lampung mengandalkan Hafizh Husein Al-Ja’di untuk nomor jalan cepat 5.000 meter dan Landricus Bryant Vrilliyano yang turun di nomor lari 100 meter serta 110 meter gawang.
Sementara pada kategori senior, Malik Ibrahim akan turun di nomor lempar cakram dan lontar martil.
Ia akan berjuang bersama Dedi Yusuf yang spesifik mengincar podium di nomor lontar martil.
Bos Intan Group, Jeremy Gozal, menyatakan dukungan ini merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan.
Ia berkomitmen membangun ekosistem atletik yang berkelanjutan di Lampung.
Melalui IG-ATC, Jeremy ingin memastikan putra daerah mendapatkan pembinaan yang tepat dan terarah.
Tujuannya jelas, yakni melahirkan atlet-atlet yang siap bersinar pada PON 2028 di NTB–NTT mendatang.
Selain fasilitas latihan, IG-ATC juga memberikan dana pembinaan rutin setiap bulan bagi atlet unggulan.
Dukungan mencakup pembiayaan penuh untuk keikutsertaan dalam berbagai turnamen nasional.
President Club IG-ATC Lampung, Suhaimi, menambahkan bahwa keterlibatan dunia usaha sangat vital bagi perkembangan olahraga.
Menurutnya, pembinaan tidak akan berjalan maksimal jika hanya mengandalkan satu pihak.
Di tempat yang sama, Ketua Harian IG-ATC, Nico Ardian, menegaskan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan visi KONI Lampung.
Sinergi antara prestasi dan industri menjadi kunci utama dalam memajukan kualitas atlet daerah secara masif.






