KIRKA – Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan bahwa dirinya kemungkinan akan dipanggil KPK pada pekan depan. Pemanggilan oleh KPK terkait data LHKPN miliknya sangat mungkin dialaminya.
Ungkapan ini diutarakan Arinal Djunaidi merespons pertanyaan awak media perihal pandangannya melihat Kadinkes Lampung Reihana Wijayanto yang bolak balik dipanggil KPK.
Selain Reihana Wijayanto, KPK juga sudah memanggil Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim.
”Kita jangan selalu berpikir suudzon ya. Jadi, mungkin minggu depan saya juga dipanggil (KPK), kan gitu loh,” katanya pada 22 Mei 2023.
Namanya kan, LHKPN. Wajar-wajar aja. Jadi jangan dianggap hal-hal yang… Oke?” sambungnya.
Ditanya tentang kesiapan dirinya apabila dipanggil KPK, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi tak menggubris. ”Kenapa? Punya saya (LHKPN), kan ada di KPK,” katanya.
Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan beberapa minggu lalu mengatakan Direktorat LHKPN KPK memang sedang melirik data LHKPN milik Arinal Djunaidi.
Meski tak menyatakan bahwa lirikan terhadap data LHKPN Arinal Djunaidi itu adalah bagian dari kegiatan analisis awal yang dilakukan KPK, Pahala menyatakan pihaknya belum menentukan rencana pemanggilan terhadap Gubernur Lampung tersebut.
”Bubernur Lampung belum ada rencana. Lagi kita lihat datanya, dan koordinasi di internal unit kerja KPK,” terang Pahala pada 4 Mei 2023 kemarin.
Sebagaimana diketahui, KPK hari-hari ini sudah melakukan pemanggilan terhadap Reihana Wijanyanto sebanyak dua kali.
KPK menduga ada ketidakwajaran di dalam data LHKPN milik Reihana Wijayanto. Kadinkes Lampung itu sudah dipanggil KPK pada 8 Mei 2023 dan hari ini pada 22 Mei 2023.
KPK juga sudah memanggil Chusnunia Chalim pada 17 Mei 2023 kemarin. KPK sejauh ini belum mengungkap apa hasil analisis awal dan hasil klarifikasi yang dilakukannya terhadap Chusnunia Chalim.
Reihana Wijayanto pada 22 Mei 2023 telah menghadiri pemanggilan yang dilakukan KPK. Reihana mengaku sudah melaporkan seluruh rekening Bank miliknya kepada KPK.
Menurut hematnya, ia tidak mempunya niat untuk menyembunyikan 5 rekening Bank miliknya dari KPK di dalam data LHKPN.
Baca juga: Wagub Lampung Chusnunia Chalim Jalani Pemeriksaan Soal LHKPN Selama 4 Jam
KPK terkesan serius memandang sosok Reihana Wijayanto. Selain menyoroti LHKPN, aduan dugaan korupsi yang diduga melibatkan Reihana Wijayanto pun sedang ditelusuri KPK.






