KIRKA – Hasil survei terbaru LSI (Lembaga Survei Indonesia) menyebutkan Presiden dan TNI menjadi lembaga yang paling dipercaya rakyat saat ini.
Survei dilakukan pada 31 Maret-4 April 2023 terhadap Warga Negara Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon/cellphone, sekitar 83% dari total populasi nasional.
Baca Juga: Survei Terbaru Capres 2024 Prabowo Subianto Menang
Pemilihan sampel dilakukan melalui metode RDD (Random Digit Dialing). RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak.
Dengan teknik RDD sampel sebanyak 1.229 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening.
Margin of error survei diperkirakan ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling.
Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang dilatih.
Total ada 27.428 nomor telepon yang dihubungi. Pemilik telepon yang mengaku WNI usia 17 tahun lebih atau menikah sebanyak 1.489 orang.
Jumlah responden yang berhasil diwawancarai sebanyak 1.229 orang.
Dari hasil survei Terbaru LSI diketahui Presiden dan TNI paling dipercaya rakyat.
Berikut hasil riset terbaru LSI periode 31 Maret-4 April 2023 terhadap lembaga publik.
Kondisi Umum.
Secara umum, lebih banyak responden yang menilai kondisi ekonomi nasional pada umumnya sekarang buruk/sangat buruk sebesar 36.7%, dibanding responden yang menilai baik/sangat baik 26.3%.
“Persepsi positif atas kondisi perekonomian nasional tampak sedikit meningkat dibanding temuan sebelumnya,” ujar Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, Minggu (9/4/2023), dalam keterangannya.
Sementara, untuk penegakan hukum, 34.4% responden menilai baik/sangat baik, dan 28.5% menilai buruk/sangat buruk.
“Kondisi penegakan hukum tampak tidak banyak berubah dibanding temuan sebelumnya,” kata Djayadi.
Kinerja Presiden.
Mayoritas responden, 76.8%, merasa cukup/ sangat puas dengan dengan kinerja Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
Djayadi mengatakan kepuasan terhadap kinerja presiden meningkat dibanding temuan sebelumnya.
Dalam dua bulan terakhir, tingkat kepuasan meningkat dari Januari (76.2%), Februari (75.9%), dan 76.8% (April) 2023.
“Tingkat kepuasan terhadap kerja presiden konsisten menguat,” ujar dia.
Menurut Sosio-demografi, mayoritas responden merasa puas di setiap kelompok demografi dan wilayah.
Masyarakat pedesaan sebesar 75.1% mengaku sangat/cukup puas, 20.7% kurang/tidak puas sama sekali, dan 4.1% tidak jawab.
Sementara, 78.5 % masyarakat perkotaan mengaku sangat/cukup puas, 18.6% kurang/tidak puas sama sekali, dan 2.9% tidak jawab.
Kemudian, penduduk di wilayah Bali-Nusa paling puas terhadap kinerja Presiden RI sebesar 87.3%.
Disusul Jawa Timur 83.1%, Jawa Tengah-DIY 83.0%, Maluku-Papua 78.6%, Sulawesi 78.2%, Sumatra 75.0%, Jawa Barat 73.3%, DKI Jakarta 68.7%, Kalimantan 66.4%, Banten 58.0%.
Kinerja Presiden menurut persepsi terhadap kondisi ekonomi dan penegakan hukum.
Mayoritas tetap merasa puas, meski persepsinya negatif terhadap kondisi ekonomi dan penegakan hukum.
“Namun, jika semakin positif persepsinya maka kepuasan semakin tinggi, sebaliknya jika semakin negatif maka kepuasan semakin rendah,” jelas Djayadi.
Mayoritas responden sebesar 87.2% mengaku ekonomi nasional sangat baik/baik, sedang 81.6%, buruk/sangat buruk 66.3%, tidak tahu/tidak jawab 53.2%.
Penegakan hukum, 34.4% sangat baik/baik, sedang 77.7%, buruk/sangat buruk 58.3%, tidak tahu/tidak jawab 71.9%.
Survei LSI terhadap Tingkat kepercayaan pada lembaga.
TNI dan Presiden masih menjadi dua lembaga yang paling dipercaya masyarakat dalam survei LSI.
- TNI: Sangat percaya 28%, Cukup percaya 63%, Kurang percaya 7%, Tidak percaya sama sekali 0%, Tidak tahu/Tidak Jawab 3%.
- Presiden: Sangat percaya 21%, Cukup percaya 63%, Kurang percaya 12%, Tidak percaya sama sekali 2%, Tidak tahu/Tidak Jawab 2%.
- Kejaksaan Agung: Sangat percaya 12%, Cukup percaya 57%, Kurang percaya 21%, Tidak percaya sama sekali 4%, Tidak tahu/Tidak Jawab 7%.
- Pengadilan: Sangat percaya 11%, Cukup percaya 57%, Kurang percaya 22%, Tidak percaya sama sekali 3%, Tidak tahu/Tidak Jawab 6%.
- Media Massa: Sangat percaya 11%, Cukup percaya 55%, Kurang percaya 25%, Tidak percaya sama sekali 4%, Tidak tahu/Tidak Jawab 5%.
- KPK: Sangat percaya 14%, Cukup percaya 50%, Kurang percaya 25%, Tidak percaya sama sekali 5%, Tidak tahu/Tidak Jawab 6%.
- Kepolisian: Sangat percaya 13%, Cukup percaya 50%, Kurang percaya 28%, Tidak percaya sama sekali 6%, Tidak tahu/Tidak Jawab 3%.
- DPR: Sangat percaya 8%, Cukup percaya 44%, Kurang percaya 29%, Tidak percaya sama sekali 14%, Tidak tahu/Tidak Jawab 6%.
- Partai Politik: Sangat percaya 5%, Cukup percaya 45%, Kurang percaya 33%, Tidak percaya sama sekali 11%, Tidak tahu/Tidak Jawab 7%.
“Kepercayaan terhadap lembaga cenderung stabil atau mengalami penurunan, kecuali kepolisian, pengadilan, dan Kejaksaan Agung,” kata Djayadi.
Namun, secara umum, tren kepercayaan terhadap lembaga penegak hukum mengalami peningkatan, kecuali KPK.






