KIRKA – Masa aksi protes BBM jebol kawat duri Polisi yang dipasang di depan gerbang kantor Pemerintah Provinsi Lampung, yang mengakibatkan beberapa orang dapat meringsek masuk berhadapan dengan barisan pengamanan.
Baca Juga: Masa Demonstran Kenaikan BBM Lampung Laksanakan Sholat Dzuhur Berjamaah
Usai selama kurang lebih 30 menit berusaha menarik bentangan barrier, akhirnya para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Memanggil tersebut berhasil menjebol kawat duri pertama, hingga rusak parah.
Dari pantauan Kirka.co di lokasi, masa akhirnya dapat meringsek masuk ke pagar kawat kedua, dan berhadapan dengan barisan pengamanan yang terdiri dari petugas kepolisian dan sat pol PP.
Baca Juga: Demo Kenaikan Harga BBM Deni RB Turun Bentangkan Poster
Dengan sembari berteriak, masa pun meminta kepada kepolisian untuk dapat membuka pagar penghalang kawat berduri yang kedua, agar dapat menemui para anggota DPRD Provinsi Lampung, guna menyampaikan langsung aspirasi mereka.
Aksi susulan yang dilakukan hari ini, merupakan buntut dari kenaikan harga BBM, yang dianggap akan berpengaruh kepada harga bahan pokok lainnya, sehingga hal tersebut akan semakin membuat sengsara masyarakat bawah.
Baca Juga: Flashmob Damai PKS Tolak Kenaikan Harga BBM Bersubsidi
Selain itu dalam orasinya, Aliansi Lampung Memanggil turut menolak RKUHP, meminta agar dicabutnya UU Nomor 11 Tahun 2020, transparasi RUU SISDIKNAS, pemberian jaminan sosial untuk rakyat, serta meminta dihentikannya represiffitas Aparat.






