KIRKA – Kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar aksi Flashmob Damai PKS tolak kenaikan harga BBM bersubsidi pada Sabtu, 10 September 2022.
Aksi flashmob yang berlangsung serentak nasional ini juga diikuti 20 DPC PKS se-Bandar Lampung di Bundaran Tugu Adipura kota setempat.
“Kita berharap pemerintah bisa membatalkan kenaikan harga bahan bakar minyak yang sudah disahkan pada 3 September 2022 lalu,” kata Ade Irawan selaku Koordinator Aksi.
Baca Juga: Kompensasi BBM Tahun 2022 Meningkat Tiga Kali Lipat
Dia mengatakan sejak awal DPP PKS melalui fraksi di DPR RI sudah berupaya menolak penyesuaian harga BBM yang dilakukan oleh pemerintah.
“Terakhir kita melakukan walk out pada Rapat Paripurna DPR RI 6 September,” ujar dia.
Sebelumnya, lanjut Ade Irawan, PKS menolak kenaikan harga BBM.
“Namun karena harga BBM sudah disahkan, sekarang kita meminta untuk dibatalkan,” kata dia.
Fraksi PKS DPR RI konsisten menolak kenaikan harga BBM bersubsidi sejak akhir Agustus 2022 hingga aksi Flashmob Damai hari ini.
- Rapat Paripurna II DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2022-2023 pada 23 Agustus;
- Rapat Paripurna III DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2022-2023 pada 30 Agustus;
- Rapat Paripurna IV DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2022-2023 pada 6 September.
“Sebagai partai politik kita akan berjuang bersama rakyat melalui parlemen untuk terus menyuarakan batalkan kenaikan harga BBM,” kata Ade Irawan.
Baca Juga: Tolak Kenaikan Harga BBM dengan Analisa Data
Melalui aksi Flashmob Damai PKS tolak kenaikan harga BBM bersubsidi ini, dia juga berharap pemerintah bisa fokus pada pemulihan ekonomi daripada pembangunan Ibukota Nusantara (IKN).






