KIRKA – KPU Bandar Lampung mulai optimalkan platform digital media sosial untuk meningkatkan partisipasi pemilih milenial pada pesta demokrasi di 2024.
Kasubag Teknis KPU Kota Bandar Lampung, Badaruddin Amir, menyampaikan pemanfaatan media sosial sudah dimulai dimaksimalkan pada penyelenggaraan Pilkada 2020 saat pandemi Covid-19.
“Untuk Pemilu 2024, KPU RI meminta KPU Daerah supaya lebih memaksimalkan kembali platform digital yang kita miliki,” ujar dia pada Minggu, 14 Agustus 2022.
KPU Kota Bandar Lampung, lanjut Badaruddin, memiliki Sub Bagian Teknis dan Humas yang membidangi dua bagian yaitu Teknis dan Humas.
Pengelolaan platform digital media sosial menjadi tanggung jawab Bagian Teknis.
“KPU Kota memiliki lima akun media sosial pada setiap platform digital,” kata dia.
Baca Juga: Bawaslu Imbau Kepala Daerah Laporkan Pencatutan NIK ASN
Saat diakses pada Sabtu, 14 Agustus 2022, malam, masing-masing platform digital memiliki jumlah follower atau pengikut sebagai berikut:
- Fanpage Facebook KPU Kota Bandar Lampung dengan 513 Pengikut;
- YouTube SEBESI CHANNEL KPU Kota Bandar Lampung dengan 124 Subscriber;
- Instagram @kpukota_bandarlampung dengan 2.815 Pengikut;
- Twitter @kpu_balam dengan 277 Pengikut;
- Tiktok @kpukotabandarlampung dengan 387 Pengikut.
Selain media sosial, Bagian Teknis juga bertanggung jawab terhadap pengelolaan laman https://kota-bandarlampung.kpu.go.id/.
“Follower media sosial kita memang belum tinggi, tapi juga tidak terlalu rendah, sedang-sedang saja. Kita berharap semua media sosial yang dimiliki bisa berfungsi dan menambah jumlah follower sebanyak-banyaknya,” ujar Badaruddin Amir.
Tim kreatif platform digital KPU Bandar Lampung terdiri dari Penasihat (Komisioner KPU), Pembina (Sekretaris KPU) Pengarah (4 Staf KPU), Pengelola (8 Staf KPU).
Badaruddin Amir termasuk salah satu Pengarah.
KPU Bandar Lampung Adaptasi Kultur Generasi Milenial
KPU Bandar Lampung adaptasi kultur generasi milenial dalam menyampaikan informasi dan pesan-pesan kepemiluan lewat audio visual.
Badaruddin Amir menilai masyarakat lebih cepat menangkap informasi dalam bentuk audio visual dibandingkan dengan membaca artikel.
“Kita memiliki tim kreatif sebagai content creator. Tim kreatif, terutama yang mengelola akun media sosial, mendapatkan pelatihan dari KPU Lampung,” kata dia.
KPU Lampung membuka kesempatan bagi tim kreatif dari KPU di 15 kabupaten/Kota untuk mengasah kemampuan secara privat.
“Artinya pelatihan yang diberikan menyesuaikan dengan jadwal yang kita miliki,” lanjut Badaruddin.
Pria berkacamata ini menuturkan penyampaian informasi kepemiluan lewat media sosial, khususnya bagi pemilih milenial, membutuhkan sentuhan khusus.
“Pesan-pesan kepemiluan itu dikemas dalam selera anak muda yang kekinian. Bukan hanya soal penampilan harus good looking, tapi bagaimana caranya informasi terkait tahapan-tahapan pemilu bisa tersampaikan dan diterima secara baik,” jelas dia.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggandeng selebgram.
“Tapi sekarang kita belum ada rencana untuk menggandeng selebgram. Dulu pernah, untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya perlu publikasi massal,” ujar dia.
Saat ini, lanjut Badaruddin, KPU Bandar Lampung berupaya mengenalkan platform digital yang dimiliki penyelenggara kepada masyarakat.
Sehingga informasi terkait tahapan dan jadwal Pemilu 2024 bisa diakses dengan mudah lewat media sosial mereka.
“Bahkan pelayanan informasi juga kita coba arahkan ke bentuk digital lewat e-PPID yang bisa diakses melalui ponsel. Tapi masyarakat mungkin belum terbiasa sehingga perlu lebih disosialisasikan,” kata dia.
Di samping menyampaikan informasi kepemiluan, lanjut Badaruddin, KPU Bandar Lampung mulai optimalkan platform digital untuk menangkal berita-berita hoaks yang akan marak di media sosial.






