KIRKA – Gunung Anak Krakatau berstatus Waspada atau Level II sejak mengalami erupsi beberapa kali dalam sepekan terakhir.
“Iya erupsi, statusnya masih waspada atau level 2,” kata Andi selaku Petugas Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Lampung Selatan pada Jumat, 22 April 2022, malam.
Baca Juga :
Gunung api di Selat Sunda ini mengalami erupsi sejak tanggal 15, 17, 18, dan 21 di bulan April 2022.
Data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM mencatat pukul 02:37 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.500 m di atas puncak (± 1.657 m di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 60 mm dan durasi 45 detik.
“Gunungnya aktif didominasi hembusan. Sampai saat ini masih aman,” ujar Andi.
Baca Juga : Polres Lampung Selatan Prioritaskan Pemantauan Erupsi GAK
Dia mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan beraktivitas dengan tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 2 kilometer.
“Terutama para nelayan dan wisatawan,” kata dia.






