KIKRA – Menjelang Lebaran 2022 terminal bayangan picu penurunan jumlah pemudik yang memasuki Terminal Tipe A Rajabasa, Kota Bandar Lampung.
Baca Juga : Terminal Rajabasa Didominasi Penumpang Bus AKDP Jelang Lebaran
Salah satu pengurus perusahaan otobus (PO) yang beroperasi di dalam Terminal Rajabasa menuturkan terminal bayangan ini beroperasi di seputaran terminal resmi.
“Ada di sekitaran terminal, di Bundaran Hajimena, dan Jalan Pramuka,” kata I Nengah Rukun selaku agen PO Darma Duta pada Kamis, 28 April 2022.
Warga Kota Metro ini berharap pihak-pihak terkait melakukan penertiban terhadap terminal bayangan agar tidak menimbulkan persaingan yang tidak sehat.
“Terkait dengan angkutan ini mungkin kita bisa bersaing secara sehat karena untuk angkutan harus ada izin trayek, bus layak pakai,” ujar dia.
Nengah menjelaskan terminal bayangan banyak dimanfaatkan oleh kendaraan travel berplat hitam. Mereka menaikkan dan menurunkan penumpang di luar terminal resmi.
Hal itu mengakibatkan Terminal Tipe A Rajabasa sebagai terminal induk di Provinsi Lampung menjadi tidak optimal.
“Semestinya itu tidak ada. Kami di sini mengikuti aturan pemerintah, melihat seperti itu, mengadu kemana kami. Mohon lebih lanjut seperti apa gitu,” kata Nengah.
Marsusi selaku Bagian Pelayanan Terminal Tipe A Rajabasa mengaku pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena kewenangan mereka hanya sebatas operasional dalam terminal.
“Terminal bayangan masuk ke Dinas Perhubungan masing-masing. Bundaran Hajimena masuk Lampung Selatan dan kalau yang di ujung flyover Pramuka, itu Kota Bandar Lampung,” jelas dia.
Baca Juga : PT Usaha Remaja Mandiri Masuk Dalam Daftar Hitam
Selain kedua lokasi tersebut, Marsusi menyampaikan ada juga terminal bayangan di Kota Baru dekat pintu Jalan Tol Trans Sumatera.
“Wilayah kita hanya Terminal Rajabasa kalau terminal bayangan kita hanya bisa mengimbau ke Dinas Perhubungan setempat,” tutup dia.






