Kirka – Ambisi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Lampung dalam mencetak bibit atlet unggul makin serius.
Menggandeng pemerintah provinsi dan KONI setempat, kejuaraan bergengsi perdana bertajuk Gubernur Cup I siap dihelat pada 17-19 April 2026 di Gedung Sumpah Pemuda, PKOR Way Halim.
Ajang adu ketangkasan bela diri ini dipastikan berlangsung masif.
Sekretaris IPSI Lampung, Riagus Ria, memproyeksikan keterlibatan 1.500 pesilat dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD hingga perguruan tinggi serta utusan perguruan silat se-Bumi Ruwa Jurai.
Mengingat statusnya sebagai program inisiatif terbaru, panitia sengaja menerapkan sistem kuota agar kualitas kompetisi tetap kompetitif dan terukur.
“Di event perdana nanti, pendaftar kami batasi maksimal 1.500 orang yang terbagi dalam lima kategori.
“Animonya sangat tinggi, sampai hari ini target peserta tersebut nyaris terpenuhi,” beber Riagus, Selasa, 31 Maret 2026.
Lebih dari sekadar perburuan medali, Gubernur Cup memikul nilai strategis.
Matras kejuaraan di Way Halim tersebut bakal difungsikan sebagai medium pemantauan bakat (talent scouting) sekaligus ajang pemanasan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang dijadwalkan bergulir November mendatang.
Riagus menilai, kompetisi pertengahan April nanti adalah tolok ukur riil bagi kesiapan fisik dan teknik para atlet.
“Gubernur Cup menjadi acuan penting bagi kami. Pendekar yang turun gelanggang pastinya merupakan aset yang sedang dipersiapkan matang, baik oleh internal perguruan maupun kontingen kabupaten/kota masing-masing untuk bertarung di Porprov,” tegasnya.
Di luar gegap gempita turnamen anyar ini, roda pembinaan akar rumput IPSI dipastikan tidak mandek.
Riagus memastikan kalender rutin tahunan, seperti sirkuit silat dan Kejurprov, tetap dieksekusi sesuai jadwal demi merawat rantai regenerasi jawara pencak silat asal Lampung.






