Kirka – Provinsi Lampung resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Shokaido.
Ajang adu prestasi bela diri berskala nasional ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, PKOR Way Halim, pada 9 hingga 12 April 2026 mendatang.
Ketua Shokaido Lampung sekaligus Ketua Pelaksana Daerah, Ary Meizari Alfian, mengungkapkan penunjukan Bumi Ruwa Jurai sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan.
Pengurus Pusat menilai Lampung memiliki rekam jejak yang sangat baik dan konsisten dalam menyelenggarakan kejuaraan karate secara rutin.
“Alhamdulillah, Lampung dipercaya untuk menjadi tuan rumah Kejurnas.
“Ini merupakan kebanggaan sekaligus tantangan bagi kami untuk membuktikan bahwa Lampung mampu menjadi penyelenggara yang profesional dan mumpuni,” ujar Ary dalam keterangannya, Senin, 1 April 2026.
Diikuti 1.500 Karateka
Antusiasme peserta untuk berlaga di Kejurnas Shokaido tahun ini terbilang sangat tinggi.
Panitia mencatat, hingga awal April, sudah ada konfirmasi kehadiran kontingen dari 18 provinsi di Indonesia.
Total peserta yang akan turun ke matras pertandingan diperkirakan menembus angka 1.500 atlet.
Mengingat besarnya skala acara yang akan berlangsung selama empat hari tersebut, panitia lokal saat ini terus mengebut persiapan.
Fokus utama penyelenggara adalah memastikan kelancaran jalannya pertandingan serta kenyamanan ribuan tamu yang datang dari berbagai daerah.
PB FORKI
Kejurnas di Lampung bukan sekadar ajang perebutan medali.
Ary menekankan bahwa kompetisi ini adalah fase krusial bagi para karateka.
Event ini sekaligus menjadi sarana seleksi ketat internal perguruan untuk menjaring talenta-talenta terbaik.
Para atlet yang lolos seleksi nantinya akan diterjunkan untuk mewakili Shokaido pada Kejurnas PB FORKI yang dijadwalkan bergulir pada Mei mendatang.
Selain pertandingan utama, Kejurnas Shokaido 2026 juga akan dirangkai dengan sejumlah agenda penting untuk penguatan SDM perguruan.
“Agenda pendamping meliputi ujian sabuk hitam, sertifikasi pelatih, serta sertifikasi wasit dan juri.
“Tujuannya jelas, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia karate kita di tingkat nasional,” pungkas Ary.






