Pelabuhan Panjang Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran 2022

Pelabuhan Panjang Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran 2022
Kegiatan bongkar muat di KSOP Pelabuhan Panjang, Kota Bandar Lampung. Foto: Josua Napitupulu

KIRKA – Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan Pelabuhan Panjang jalur alternatif arus balik Lebaran 2022.

Jalur alternatif arus balik Lebaran sangat dibutuhkan untuk mengurai kepadatan di Pelabuhan Merak, Banten, dan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

“Ke depan, Pelabuhan Panjang jalur alternatif untuk antisipasi membeludaknya pemudik di Pelabuhan Bakauheni,” kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Bandar Lampung pada Sabtu, 30 April 2022.

Baca Juga : Terminal Rajabasa Sepi Pemudik Bikin Pedagang Menjerit https://kirka.co/terminal-rajabasa-sepi-pemudik/

Gubernur mengatakan Pemprov Lampung telah berkoordinasi dan mendapatkan izin penyeberangan ke Pelabuhan Ciwandan, Banten.

“Kami sudah mendapat izin tapi tergantung perhitungan ASDP maupun Pelindo. Apakah masyarakat cukup dilayani Pelabuhan Bakauheni saja atau menggunakan pelabuhan alternatif fasilitas sudah kami siapkan,” ujar dia.

Data PT ASDP Indonesia Ferry menyebutkan sejak Jumat, 29 April 2022, tercatat sebanyak 32.000 kendaraan dalam sehari berangkat melalui Pelabuhan Merak.

Jumlah ini lebih besar ketimbang puncak mudik tahun 2019 yang mencapai sekitar 20 ribu kendaraan.

Baca Juga : Jamin Keamanan, Polda Lampung Beri Pengawalan Pemudik Motor 

Pelabuhan Panjang jalur alternatif arus balik Lebaran sudah dimulai dengan beroperasinya KM Mutiara Ferindo VII pada Jumat, 29 April 2022.

KM Mutiara Ferindo VII melayani pemudik dengan waktu tempuh 3-4 jam dengan mengangkut 241 kendaraan pribadi, satu sepeda motor, lima mobil , 54 truk, 30 truk besar, 23 tronton, dan 1 trailer.