Menu
Precision, Actual & Factual

KPK Diharapkan Kembali Ulas Soal Mahar Politik Eks Bupati Lamteng Mustafa

  • Bagikan
Gedung KPK. Ilustrasi/Sumber Net/Istimewa

KIRKA.COKetua Umum DPP Pergerakan Masyarakat Analisis Kebijakan (PEMATANK) Lampung Suadi Romli menyampaikan harapannya kepada KPK, agar kembali mempertontonkan materi persidangan di PN Tipikor Tanjungkarang yang masih berkaitan dengan uang mahar politik dari eks Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Mustafa atas perkara suap dan gratifikasi.

Romli menyebut, publik belakangan telah mengetahui, bahwa patut diduga aliran mahar politik Mustafa untuk pencalonan Gubernur Lampung pada Pilkada 2018 silam, berasal dari uang hasil penerimaan suap dan gratifikasi senilai Rp 65 miliar lebih yang didakwakan KPK kepada Mustafa.

“KPK kita tahu sudah sempat sekilas mengulas dari mana dan siapa pemodal Terdakwa yang membiayai mahar politik. Kita harap dan dorong, agar KPK memberitahu publik lebih jauh lagi materi mahar politik itu, dengan cara hadirkan sosok pemodal tadi,” sebut Romli saat dihubungi KIRKA.CO, Rabu malam, 31 Maret 2021.

Di balik harapan tersebut, ungkap Romli, setidak-tidaknya KPK masih dapat memenuhi ekspektasi atau opini yang berkembang di masyarakat terkait nyatanya transaksional ketika itu menyangkut kontestasi Pemilu.

“Poinnya untuk menyuguhkan fakta hukum ke masyarakat tentang mahar politik dengan jelas dan detail. Juga supaya apa yang dipaparkan KPK soal adanya mahar, cukong di tiap kontestasi Pemilu tidak hanya sekedar data, tapi juga berwujud fakta,” terangnya.

Diketahui, KPK sesuai jadwal akan menjadwalkan persidangan untuk kasus Mustafa pada Kamis besok, 1 April 2021.

Sejauh ini KIRKA.CO belum mendapati keterangan terkait siapa saksi dan apa yang akan diulas di dalam persidangan nanti.

Jaksa dari KPK Taufiq Ibnugroho belum membeberkan proses persidangan nanti terutama saat ditanya soal identitas atau unsur saksi-saksi yang akan dihadirkan.

 

Poltak Simbolon

  • Bagikan