Menu
Precision, Actual & Factual

Kadisdik Tuba Nassarudin Dijebloskan ke Penjara, Status Tahanan Kejaksaan

  • Bagikan
Tersangka Nassarudin selaku Kepala Dinas Pendidikan Kab. Tulangbawang 2019, serta Guntur Abdul Nasser selaku Manajer Koperasi Kependidikan BMW, resmi ditahan oleh Penyidik Pidana Khusus Kejari Tulangbawang pada Selasa (20/04) hingga 09 Mei 2021 mendatang. Foto Dok Kejari Tulangbawang

KIRKA.COKejaksaan Negeri (Kejari) Tulangbawang di Menggala resmi menahan dua tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang tahun Anggaran 2019, keduanya dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Menggala sebagai tahanan Kejari Tulangbawang.

Kedua tersangka yakni Nassarudin yang berstatus selaku Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Tulangbawang 2019, serta Guntur Abdul Nasser yang berstatus selaku Manajer Koperasi Kependidikan BMW, yang resmi ditahan oleh Penyidik Pidana Khusus Kejari Tulangbawang pada Selasa (20/04) hingga 09 Mei 2021 mendatang.

Dalam kasus dugaan Tipikor DAK untuk kegiatan fisik prasarana pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang tersebut, kedua tersangka disangkakan telah mengakibatkan Kerugian Negara sebesar Rp 3.670.239.750. (Tiga milyar enam ratus tujuh puluh juta dua ratus tiga puluh sembilan ribu tujuh ratus lima puluh rupiah).

Atas penahanan yang dilakukan oleh Kejari Tulangbawang hari ini, Suadi Romli selaku Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pergerakan Masyarakat Analisis Kebijakan (Pamatank) turut mengapresiasi langkah tegas yang diambil tersebut, sembari menyematkan doa serta harapan kepada bidang pidana khusus Kejari Tulang Bawang.

“Pematank mengapresiasi apa yang telah dilakukan terhadap kedua tersangka korupsi Disdik oleh Kejari Tulangbawang, kami terus akan mendukung setiap penanganan Tipikor yang ada di Tulangbawang,” ujar Romli (20/04).

“Namun kami juga mendesak kepada bidang Pidana Khusus Kejari Tuba, agar dapat melakukan pengembangan dari kasus ini, sebab bukan hanya dua tersangka ini saja, melainkan banyak pihak lain yang juga terlibat, dan masih bebas berkeliaran,” imbuhnya.

Diketahui dalam kasus ini Nassarudin dan Guntur Abdul Nasser disangkakan telah melakukan kejahatannya dengan cara bekerjasama melakukan pungutan terhadap DAK yang diterima oleh SD, SMP, Lembaga Pendidikan SKB dan PAUD yang ada di Kabupaten Tulangbawang.

Eka Putra

  • Bagikan