Aliansi Lampung Memanggil Soroti Kartu Petani Berjaya

Kirka.co
Aksi teatrikal Aliansi Lampung Memanggil saat menolak Omnibus Law di Tugu Adipura, Bandar Lampung, pada 16 Oktober 2020. Foto: Josua Napitupulu

KIRKAAliansi Lampung Memanggil akan menggelar aksi jilid dua menyoroti program Kartu Petani Berjaya.

Koordinator Lapangan Aliansi Lampung Memanggil, Imam Adi, mengatakan aksi dilangsungkan pada Rabu, 13 April 2022 di Kantor Pemprov Lampung.

Baca Juga : Aliansi Lampung Memanggil Tanpa BEM Unila

“Provinsi Lampung pernah punya wacana Kartu Petani Berjaya. Itu kan belum ada realisasinya sampai sekarang. Ya kita tagih itu,” ujar dia ketika dihubungi pada Minggu, 10 April 2022.

Ribuan mahasiswa bersama sejumlah elemen masyarakat dan buruh akan menuntut Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mewujudkan Reforma Agraria sejati.

“Di Lampung masih banyak konflik-konflik lahan seperti di Lampung Barat dan kabupaten-kabupaten lain,” kata Imam.

Mahasiswa FMIPA Universitas Lampung ini menegaskan Aliansi Lampung Memanggil tidak fokus pada isu jabatan presiden 3 periode dan UU Ibu Kota Negara.

“Fokus isu-isu ekonomi yang menurut kita lebih genting, lebih berdampak pada masyarakat. Seperti bahan bakar minyak dan bahan pangan pokok,” ujar dia.

Imam Adi menjelaskan dirinya tidak setuju dengan perpanjangan masa jabatan presiden, namun menurut dia wacana tersebut masih debatable.

“Ya kita tidak sepakat dengan tiga periode itu tapi kalau sudah ada penyelenggara pemilu mengeluarkan kebijakan pemilu, baru kita tolak,” pungkas dia.

Baca Juga : Aktivis Pers Mahasiswa Akhirnya Dibebaskan Polisi 

Sementara Presiden BEM FH Universitas Bandar Lampung, Tommy Pasha, ketika dihubungi menyampaikan pihaknya masih melakukan konsolidasi terkait aksi Aliansi Lampung Memanggil.

“Saya belum bisa ngasih informasi karena memang kondisi di internal masih mau diselesaikan,” ujar dia dalam pesan WhatsApp.