KIRKA – PJS segera laksanakan Munas I November mendatang, yang direncanakan berlangsung di Jakarta pada 25-27 November 2022.
Baca Juga: Dewan Pers Sambut Kehadiran Pemerhati Jurnalis Siber
Rencana Musyawarah Nasional Pemerhati Jurnalis Siber tersebut, turut disampaikan pula secara langsung kepada Dewan Pers oleh Ridwan Mooduto selaku Ketua Panitia, saat dilaksanakannya kunjungan di gedung Dewan Pers, pada Kamis 20 Oktober 2022.
Seraya berucap rencana pelaksanaan munas, dalam momen pertemuan kali ini PJS pun menghaturkan undangannya secara langsung kepada Dewan Pers, untuk dapat datang dan berpartisipasi dalam acara tersebut.
“Kami meminta Dewan Pers mengambil bagian dalam sesi Pra Munas, untuk memberikan wejangan kepada seluruh anggota PJS seluruh Indonesia, secara online. Buah pikiran dan wejangan tentu sangat dibutuhkan oleh anggota PJS di seluruh nusantara ini,” tutur Ridwan dalam pertemuan tersebut.
Baca Juga: Dewan Pers dan BRI Gelar Pelatihan Jurnalisme Perbankan
Plt Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya yang menyambut kehadiran PJS kali ini, menuturkan ucapan terimakasih dan harapannya kepada Organisasi Pers baru tersebut.
Ia menyampaikan, jika PJS dan organisasi Pers lainnya dapat berjalan sinergi untuk melakukan pembinaan terhadap para Wartawan untuk menjadi lebih baik kedepannya.
“Kami berterima kasih sudah mengunjungi Dewan Pers. Kehadiran PJS akan membantu Dewan Pers dalam upaya kolaborasi pembinaan jurnalis, yang tumbuh pesat ditengah era digital saat ini. Kami minta semua wartawan untuk memacu diri dalam mengemban tugas mulia sebagai jurnalis dengan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW),” ucapnya.
Baca Juga: PJS Apresiasi Komitmen Dewan Pers Membela Semua Wartawan
Sementara itu, Plt Ketua Umum PJS Mahmud Marhaba dalam kesempatan ini, turut pula menyampaikan alasan berdirinya organisasi Pemerhati Jurnalis Siber.
Dimana ia ingin merangkul para Wartawan khususnya yang bekerja di media online yang belum terjamah oleh organisasi sejenis, untuk menjadi Jurnalis yang berkompeten dan memiliki integeritas tinggi pada profesinya.
“Kami terpanggil merangkul serta mengorganisir para jurnalis atau wartawan yang terlanjur diberi stempel yang kurang baik oleh sebagian masyarakat per situ sendiri. Kami akan bina melalui pendidikan dan pelatihan untuk disiapkan menjadi jurnalis yang kompeten dengan mengikuti UKW nantinya,” pungkas Mahmud Marhaba.






