KIRKA – Bawaslu dan DKPP awasi proses verifikasi administrasi partai politik oleh tim verifikator KPU RI yang melakukan penelitian berkas pendaftaran parpol calon peserta Pemilu 2024.
Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari, mengundang Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja dan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Muhammad Alhamid yang didampingi Anggota DKPP Yulianto, meninjau secara langsung proses verifikasi administrasi di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu, 7 Agustus 2022.
“KPU membentuk Tim Verifikator yang dipimpin oleh Sekjen KPU RI, dengan membentuk delapan tim,” kata Hasyim Asy’ari dalam pernyataan pers bersama usai tinjauan.
“Tim pertama adalah Tim Helpdesk di kantor KPU untuk melayani perkembangan informasi pendaftaran partai politik dan hasil-hasil verifikasi berhubungan dengan Liaison Officer atau pejabat penghubung partai politik,” lanjut dia.
Kemudian tim kedua yang merupakan Tim Umum untuk memberikan dukungan sarana prasarana bagi Tim Helpdesk.
“Dan enam tim lainnya adalah Tim Verifikasi Administrasi yang sudah bekerja sejak 2 Agustus 2022,” ujar Hasyim Asy’ari.
Baca Juga: Sepuluh Parpol Calon Peserta Pemilu 2024 Melaju ke Tahap Verifikasi Administrasi
Bawaslu dan DKPP awasi proses verifikasi administrasi partai politik KPU RI.
Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja menyampaikan timnya sudah melakukan pengawasan sejak awal pembentukan Helpdesk di kantor KPU RI hingga proses verifikasi administrasi saat ini.
“Tidak perlu undangan, kami pun akan selalu mengawasi proses verifikasi administrasi ini. Pendaftaran ada di KPU, dan proses verifikasi administrasi di Hotel Borobudur. Teman-teman Bawaslu pun akan stay di Hotel Borobudur ini dengan tim yang terpisah dari KPU,” kata dia.
Rahmat Bagja mengakui ada permasalahan teknis antara KPU dan Bawaslu pada hari ketiga dan keempat pendaftaran parpol calon peserta Pemilu 2024.
“Tapi hari kelima sudah berjalan lagi dengan baik. Kami harapkan persoalan teknis ini tidak mengganggu fungsi utama KPU dan Bawaslu,” ujar dia.
KPU dan Bawaslu, lanjut Rahmat Bagja, memiliki semangat yang sama untuk mempermudah dan memperlancar proses verifikasi administrasi partai politik.
DKPP Apresiasi Profesionalisme KPU
Pada kesempatan yang sama, Ketua DKPP RI Muhammad Alhamid mengapresiasi kinerja Tim Verifikasi Administrasi KPU RI.
Dia meyakinkan publik bahwa proses verifikasi administrasi partai politik dilakukan secara profesional oleh KPU RI.
“Kita tahu core business kami penyelenggara adalah kepercayaan publik. Bisa dipastikan dan diyakinkan kepada publik bahwa KPU sudah bekerja menegakkan kode etik dan pedoman perilaku,” tegas dia.
Dari hasil pengamatan secara langsung, tutur Muhammad Alhamid, seluruh tim verifikator yang melakukan proses verifikasi administrasi berasal dari tenaga organik KPU.
“Bukan kami tidak percaya non-KPU melakukan proses ini, tapi secara psikologis kalau organ KPU yang bekerja, pasti rasa tanggung jawab dan profesionalismenya tidak dikhawatirkan,” jelas dia.
Kemudian, tim verifikator juga bekerja dalam pantauan secara berjenjang. Masing-masing kelompok memiliki ketua tim yang diawasi langsung oleh Sekjen KPU.
“Saya tanyakan profesionalismenya kepada Ketua KPU, apakah bukan orang-orang dadakan yang dipasang di sini? Yang begitu masuk verifikasi, baru dicomot oleh Sekjen? Ternyata tidak,” kata Muhammad.
Tim verifikator dipilih melalui mekanisme dan orang-orangnya sudah melalui proses bimtek terkait tugas yang harus dilakukan dan dipedomani.
“Kepada seluruh masyarakat, DKPP sekali lagi memberikan keyakinan bahwa KPU sudah bekerja dengan profesional dan akuntabel dalam proses verifikasi administrasi partai politik,” tutup dia.






