Menu
Precision, Actual & Factual

Polres Lampung Utara Terima Pelaporan Terkait Ketua DPRD

  • Bagikan
Kirka.co
Detik-detik saat korban memberikan penjelasan kepada polisi atas adanya dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Ketua DPRD Lampung Utara, Romli pada 15 September 2021. Foto: Istimewa

KIRKA – Polres Lampung Utara secara resmi telah menerbitkan Surat Tanda Penerimaan Laporan dari korban yang diduga telah dianiaya oleh pelaku bernama Romli.

Surat tersebut sebagai bukti bahwa kepolisian telah menerima pelaporan yang terduga pelakunya disebutkan adalah Romi, berlatar belakang sebagai Ketua DPRD Lampung Utara.

Baca Juga : KPK Usut Anggota DPRD di Penyidikan Lampung Utara

”[…] telah datang seorang laki-laki yang melaporkan telah terjadi peristiwa tindak pidana penganiayaan dengan kronologis; pada awalnya korban yang sedang mengobrol dengan salah seorang anggota dewan di halaman depan Gedung DPRD Kabupaten Lampung Utara dan saat itu korban dipanggil oleh pelaku yang juga Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara yang bernama Romli,” demikian bunyi keterangan yang tertuang dalam surat yang dijelaskan di awal.

Berdasarkan pengamatan KIRKA.CO di dalam surat tersebut, Efriyantoni adalah identitas dari korban atau pelapor. Di surat itu dijelaskan bahwa Efriyantoni mengadukan Romli ke Polres Lampung Utara pada 15 September 2021, sekira pukul 13.20 WIB. Surat pelaporan tersebut juga menerakan status pekerjaan dari Efriyantoni, yakni wartawan.

Baca Juga : Motif Oknum Legislator Lampura Terungkap di Surat Vonis

Masih berdasarkan surat tadi, Gedung DPRD Lampung Utara persisnya di dalam Ruang Fraksi Partai PAN disebutkan sebagai lokasi terjadinya dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Romli. Ketua DPRD Lampung Utara periode 2019-2024 tersebut diketahui merupakan kader Partai Demokrat.

”Korban diajak masuk ke gedung tepatnya di ruang fraksi Partai PAN. Setelah itu korban cekcok mulut dengan pelaku dan pelaku langsung memukul muka korban beberapa kali kemudian korban dipisah oleh ajudan pelaku yang bernama Heri serta beberapa pegawai honorer di kantor DPRD.

Baca Juga : Daniel Johan Disebut Chusnunia Chalim Dalam Sidang Mustafa

Setelah dipisah, kemudian korban pergi ke ruang wartawan saat itu korban bertemu dengan pelaku kembali dan korban sempat dirangkul oleh pelaku dan korban dipukul kembali oleh pelaku dengan menggunakan tangan pelaku sebanyak 1 kali. Atas kejadian tersebut, pelapor melaporkan ke Polres Lampung Utara untuk ditindaklanjuti,” demikian bunyi keterangan lanjutan tentang kronologis dugaan peristiwa penganiayaan itu. Surat tersebut juga menerakan status pelaporan dari Efriyanto tadi, yakni masih dalam proses lidik (penyelidikan-red).

Baca Juga : Aduan Dugaan KKN Proyek Cantum Nama Wabup Way Kanan

KIRKA.CO pada 15 September 2021 malam telah melayangkan permintaan tanggapan kepada Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail, terkait pelaporan yang dimaksud di dalam surat tadi. ”Kami proses lanjut,” kata dia. Kurniawan Ismail menyebut, proses lanjut yang dimaksudnya itu tengah ditangani oleh Satreskrim Polres Lampung Utara.

Baca Juga : Musa Zainudin Bongkar Peran Chusnunia Chalim

KIRKA.CO juga telah meminta kesediaan Romli untuk memberikan tanggapan ihwal pelaporan yang ditujukan kepada dirinya. Sayangnya, KIRKA.CO belum mendapat respons dari Romli.

  • Bagikan