9 Perusahaan Batu Bara Terbesar di Indonesia

9 Perusahaan Batu Bara Terbesar di Indonesia
Tambang perusahaan batu bara di Indonesia. Foto: Istimewa

INDY merupakan bagian dari Grup Indika yang dimiliki oleh taipan Keluarga Sudwikatmono. Agus Lasmono Sudwikatmono kini menduduki posisi Komisaris Utama INDY.

7. PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) menjadi satu-satunya emiten BUMN produsen batu bara yang masuk dalam daftar ini.

PTBA pada 2021 tercatat memproduksi sebanyak 30,04 juta ton batu bara. Tahun ini, PTBA menargetkan untuk memproduksi sejumlah 35,5 juta ton batu bara.

8. PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG)

Emiten batu bara kalori tinggi, ITMG tercatat memproduksi sejumlah 18,2 juta ton batu bara dari beberapa tambang miliknya pada 2021.

Pada tahun ini, ITMG berencana untuk memproduksi sekitar 17,5 juta-18,8 juta ton batu bara.

Sekitar 65,14 persen saham ITMG dipegang oleh Banpu Minerals (Singapore) Private Limited.

Adapun, induk usaha utama ITMG adalah Banpu Public Company Limited, sebuah perusahaan yang didirikan di Kerajaan Thailand. Chairman Banpu ialah Chanin Vongkusolkit.

9. PT ABM Investama Tbk. (ABMM)

ABMM memproduksi sebanyak 13,22 juta batu bara sepanjang tahun 2021.

Pada 2022, ABMM menargetkan produksi batu bara yang tidak terlalu tinggi dari capaian tahun lalu, yakni di sekitar 13 juta-14 juta ton.

ABMM, yang sebagian sahamnya dimiliki investor kawakan Lo Kheng Hong, merupakan bagian dari Grup PT Tiara Marga Trakindo (TMT) atau Grup Trakindo.

Almarhum Achmad Hadiat Kismet Hamami, sebagai founder pertama mendirikan PT Trakindo Utama pada Desember 1970.

Putra Achmad Hadiat Kismet Hamami, Rachmat Mulyana Hamami, kini menjabat sebagai Komisaris Utama ABMM. Grup TMT memegang sekitar 53,56 persen saham ABMM.

Baca Juga: Walhi Lampung Tuntut Komitmen Indonesia sebagai Presidensi G20