Tolak Proyek Tambal Sulam, Saleh Asnawi Sisir Langsung Pengaspalan Jalan Tanggamus

Tolak Proyek Tambal Sulam, Saleh Asnawi Sisir Langsung Pengaspalan Jalan Tanggamus
Tolak proyek asal jadi, Bupati Tanggamus turun langsung pastikan pengerjaan jalan raya sesuai spesifikasi. Foto: Arsip Pemkab Tanggamus/Kirka/Iz

Kirka – Praktik pembangunan jalan asal jadi di Kabupaten Tanggamus dipastikan tak lagi mendapat tempat.

Guna memastikan mutu pekerjaan pelaksana proyek, Bupati H. Moh. Saleh Asnawi turun langsung menyisir proses pengaspalan sejumlah ruas jalan kabupaten, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Dalam inspeksi mendadak ke lapangan, Saleh Asnawi membawa Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jon Novri beserta Kepala Dinas Kominfo Suhartono.

Tiga rute utama masuk dalam radar pengecekan fisik, meliputi jalur Way Halom–Talang Padang, Pugung–Bulok, hingga rute Tanjung Lilik.

Pemantauan ke lokasi proyek sengaja digulirkan sebagai bentuk pengawasan ketat dari pemerintah daerah.

Di hadapan jajarannya, Saleh Asnawi mewanti-wanti agar setiap rupiah dari anggaran belanja daerah wajib berwujud infrastruktur berdaya tahan tinggi.

“Yang paling penting adalah kualitas pembangunan.

“Kita ingin jalan yang dibangun dapat bertahan lama dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas sang Bupati di sela-sela peninjauan, dilansir pada Minggu, 4 Oktober 2026.

Pesan sang kepala daerah sangat lugas. Akses transportasi darat memegang fungsi vital sebagai urat nadi perekonomian antar wilayah.

Terlebih, ketiga jalur penghubung merupakan akses utama mobilitas harian warga sekaligus lalu lintas pendistribusian hasil bumi.

Lewat pengawasan melekat, Pemkab Tanggamus memotong celah penyimpangan spesifikasi teknis material.

Pengerjaan aspal mutlak berorientasi jangka panjang demi menyudahi keluhan warga soal jalan yang rusak hanya dalam hitungan bulan.