Lantik KONI Lampung Utara, Taufik Hidayat Targetkan Papan Atas Porprov 2026

Lantik KONI Lampung Utara, Taufik Hidayat Targetkan Papan Atas Porprov 2026
Momen pelantikan pengurus baru KONI Lampung Utara dan arahan tegas Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, di GSG Pemkab setempat. Foto: Arsip KONI/Kirka/I

Kirka – Tantangan berat langsung menyambut kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lampung Utara.

Usai melantik jajaran personalia di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab setempat, Jumat, 13 Februari 2026 malam, Ketua Umum KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, mematok target konkret, Lampura harus kembali ke jalur juara pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.

Taufik tak ingin Lampura sekadar menjadi partisipan atau penggembira.

Ia mendesak adanya sinergitas total antara atlet, pelatih, dan pembina untuk mencetak prestasi riil di lapangan.

“Kerja sama dan karya nyata itu mutlak. Olahraga Lampura harus mampu bersaing, bahkan menjadi lumbung atlet andalan bagi kontingen Lampung, baik untuk Porprov maupun proyeksi Porwil 2027,” tegas Taufik.

Menatap Porprov 2026 yang dijadwalkan bergulir akhir tahun ini, Taufik memberi sinyal peringatan dini terkait administrasi atlet.

KONI Provinsi, kata dia, segera menerjunkan tim verifikasi cabang olahraga (Cabor) ke seluruh kabupaten/kota.

Aturannya mengikat dan tak bisa ditawar: atlet yang turun gelanggang wajib ber-KTP Lampung.

Merespons target provinsi, Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, langsung membedah strategi teknis.

Meski Lampura memiliki tradisi emas di cabor tenis lapangan putri dan pencak silat, Hamartoni meminta pengurus tak terlena.

Ia justru melirik potensi besar di cabor renang yang memperebutkan banyak medali namun belum tergarap maksimal.

“Kita harus jeli melihat peluang medali. Renang itu nomornya banyak. Cari pelatih yang mampu memoles atlet, bila perlu kita impor atau datangkan pelatih level provinsi ke sini,” cetus Hamartoni.

Tak hanya soal medali, Hamartoni berniat menghidupkan kembali denyut nadi kompetisi olahraga di Lampura yang sempat meredup.

Ia menginstruksikan KONI berkoordinasi dengan Cabor untuk menggelar agenda rutin tahunan yang ikonik, seperti kejuaraan motocross, pencak silat, hingga lari malam (night run).

“Dulu kompetisi kita sangat bagus. Kita harus bangkitkan lagi atmosfer itu. Saya berharap pengurus serius membantu Ketua KONI agar olahraga kita hidup kembali,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua KONI Lampura terpilih, Ansyori Sabak, menyatakan kesiapannya menjawab tantangan tersebut melalui pola pembinaan berkelanjutan.

“Kami siap bersinergi dengan Cabor dan tegak lurus berkoordinasi dengan KONI Provinsi. Dukungan dan doa masyarakat Lampura menjadi amunisi utama kami untuk memajukan prestasi olahraga di daerah ini,” pungkas Ansyori.