Lantik KONI Waykanan, Taufik Fokus Porprov, Bupati Ayu Minta Cari Atlet ke Pelosok

Lantik KONI Waykanan, Taufik Fokus Porprov, Bupati Ayu Minta Cari Atlet ke Pelosok
Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat (kanan), berjabat tangan dengan Ketua KONI Waykanan, Indra Septa Purnama, usai pelantikan pengurus masa bakti 2025-2029. Foto: Arsip KONI Lampung

Kirka – Gerbong kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Waykanan masa bakti 2025-2029 resmi bergerak.

Usai melantik Indra Septa Purnama sebagai ketua di Gedung Serba Guna (GSG) Pemda setempat, Rabu, 11 Februari 2026, Ketua Umum KONI Lampung Taufik Hidayat langsung memacu pengurus baru untuk tancap gas.

Tidak ada waktu untuk euforia berlebih. Taufik mewanti-wanti jajaran KONI Waykanan agar segera merapatkan barisan menghadapi agenda besar di depan mata.

Tak lain, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung yang bakal dihelat akhir tahun ini di Bandarlampung.

“Kepengurusan baru harus segera bersiap. Porprov sudah menunggu.

“KONI Waykanan mesti ambil peran strategis, buktikan andilnya dalam mendongkrak prestasi olahraga Lampung di kancah nasional,” tegas Taufik.

Mantan Kepala Bappeda Lampung ini menekankan, target prestasi tidak akan tercapai dengan kerja parsial.

Ia menuntut implementasi nyata dari slogan “Kolaborasi Membangun Olahraga Waykanan Berprestasi”.

Sinergi dengan pemerintah daerah dan sektor swasta, menurutnya, adalah harga mati.

“Saya berterima kasih atas dukungan penuh Ibu Bupati. Kini tugas pengurus untuk menyingkronkan program.

“Jaga sportivitas, bangun kolaborasi, dan jadikan itu modal meraih prestasi,” imbuhnya.

Di sisi lain, Bupati Waykanan, Ayu Asalasiyah, memberikan atensi khusus pada pola pembinaan.

Ia menantang pengurus KONI untuk meninggalkan gaya lama yang pasif dan mulai agresif melakukan pencarian bakat (talent scouting).

“Saya instruksikan KONI bekerja sama dengan OPD, harus terbuka.

“Fokus utamanya adalah pembinaan usia dini. Jangan hanya menunggu bola, tapi cari bibit-bibit atlet itu sampai ke pelosok-pelosok desa,” cetus Ayu.

Bupati menegaskan, potensi atlet Waykanan sangat besar, terbukti dari munculnya dua nama atlet daerah yang kini berkiprah di level nasional.

Ia berharap, dengan pola jemput bola ke pelosok, akan lahir talenta-talenta baru yang siap mengharumkan nama daerah.