Kirka – Menyambut kedatangan tim penilai dari pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung langsung tancap gas mengamankan persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032.
Jaminan ketersediaan dana hingga kelayakan sarana olahraga dipastikan aman demi memuluskan jalan Lampung sebagai penyelenggara.
Komitmen nyata tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung saat menerima kunjungan jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat pada Senin, 6 April 2026.
Dalam pertemuan itu, Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa daerahnya bersama Banten kini berstatus sebagai calon tunggal penyelenggara pesta olahraga tingkat nasional tersebut.
Situasi menguntungkan tentu menuntut kesiapan matang, mulai dari ketersediaan sumber daya manusia hingga kelayakan sarana fisik.
“Tim pusat sudah menjadwalkan kunjungan ke wilayah kita.
“Mereka akan melihat dari dekat sekaligus menilai kelayakan gedung dan lapangan yang rencananya bakal dipakai untuk lokasi pertandingan,” ujar Taufik.
Merespons rencana kedatangan tim penilai, Sekda langsung bergerak cepat.
Ia memastikan seluruh instansi di bawah naungan pemerintah daerah akan saling bahu-membahu menyiapkan segala kebutuhan, termasuk mematangkan draf perencanaan serta pendanaannya.
Keseriusan birokrasi daerah terlihat jelas dari deretan pejabat yang dilibatkan dalam audiensi.
Para pemegang kunci kebijakan perencana dan keuangan, yakni Kepala Bappeda serta Kepala BPKAD, duduk bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, hingga Biro Umum untuk langsung merumuskan langkah.






