Jordi Amat Kartu Merah, Persija Kena Comeback Menyakitkan dari Bhayangkara Presisi Lampung FC

Jordi Amat Kartu Merah, Persija Kena Comeback Menyakitkan dari Bhayangkara Presisi Lampung FC
Perayaan penuh gembira Moussa Sidibe (kanan) dan rekan setimnya setelah mencetak gol kemenangan atas Persija Jakarta, memastikan kemenangan tipis Bhayangkara FC 3-2 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandarlampung. Foto: Arsip Bhayangkara FC/Kirka/I

Kirka – Petaka menghampiri Persija Jakarta saat melakoni laga tandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC pada lanjutan kompetisi Liga 1.

Sempat unggul cepat, skuad Macan Kemayoran justru harus pulang dengan kepala tertunduk usai terkena comeback 3-2 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandarlampung, Minggu, 5 April 2026 sore.

Diwarnai drama lima gol, kartu merah yang diplot bek senior Jordi Amat di awal babak kedua terbukti menjadi titik balik hancurnya dominasi tim tamu.

Jalannya pertandingan pada babak pertama sebenarnya sangat menjanjikan bagi Persija.

Peluit baru ditiup, laga baru berjalan 34 detik, gawang Bhayangkara sudah bergetar lewat sontekan mematikan Rayhan Hannan.

Gol kilat itu membuat kepercayaan diri para pemain Persija meroket.

Dominasi tersebut membuahkan hasil manis ketika legiun asing mereka, Fabio Calonego, turut mencatatkan namanya di papan skor.

Persija di atas angin, sementara kubu tuan rumah terlihat kesulitan menembus rapatnya barisan pertahanan lawan di paruh pertama.

Namun, situasi berbalik 180 derajat usai turun minum.

Tepat pada menit ke-47, Jordi Amat melakukan pelanggaran keras yang memaksanya mandi lebih cepat.

Wasit tanpa ragu mencabut kartu merah, memaksa Persija harus berjuang dengan 10 pemain di sisa waktu pertandingan.

Kehilangan sosok pemimpin di lini belakang membuat koordinasi Persija goyah.

Celah ini langsung dieksploitasi habis-habisan oleh Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Tampil di depan publik sendiri, The Guardian mengurung pertahanan Persija yang sore itu dikawal oleh kiper debutan, Cyrus Margono.

Moussa Sidibe keluar sebagai bintang lapangan sekaligus mimpi buruk bagi lini belakang Persija.

Winger lincah tersebut sukses mencetak brace (dua gol) yang memompa semangat rekan-rekannya.

Tak ketinggalan, striker Dendy Sulistyawan turut menyarangkan satu gol krusial yang meruntuhkan mental tim tamu, sekaligus mengunci kemenangan dramatis 3-2.

Bagi Cyrus Margono, kebobolan tiga gol di laga debutnya tentu menjadi pil pahit yang harus segera dievaluasi oleh jajaran pelatih.

Hasil pertandingan membawa perubahan penting pada papan atas klasemen Liga 1.

Kegagalan meraup poin di Lampung membuat Persija Jakarta tertahan di peringkat ketiga, gagal memanfaatkan momentum untuk menekan posisi puncak.

Sebaliknya, tambahan tiga poin mendongkrak posisi Bhayangkara Presisi Lampung FC naik ke urutan lima klasemen, sekaligus mengukuhkan keangkeran Stadion PKOR Sumpah Pemuda dengan rekor enam kemenangan kandang beruntun.