Kirka – Gelanggang pemilihan Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) periode 2026–2030 dipastikan bakal berlangsung sengit.
Hingga penutupan masa pendaftaran pada Sabtu, 14 Februari 2026, tercatat 13 akademisi dari berbagai perguruan tinggi papan atas di Indonesia resmi mendaftarkan diri.
Tak hanya didominasi wajah-wajah lama dari internal kampus, bursa pemilihan kali ini diramaikan oleh sejumlah guru besar dan doktor yang turun gunung dari kampus-kampus besar di Pulau Jawa dan Sumatera.
Data panitia pemilihan mencatat, para pelamar datang dengan latar belakang mentereng.
Sebaran institusi asal kandidat cukup merata, mulai dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Sumatera Utara (USU), hingga UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
Kehadiran mereka memberi sinyal bahwa kursi Itera-1 memiliki daya tarik strategis di kancah pendidikan nasional.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Itera, Abdul Rajak, tidak menampik tingginya animo para akademisi tersebut.
Ia menilai, masuknya nama-nama dari eksternal maupun internal ini merupakan indikator positif bagi iklim demokrasi di lingkungan Itera.
“Partisipasi lintas institusi ini menunjukkan komitmen kuat untuk membesarkan Itera.
“Spiritnya satu, yakni membawa semangat BIJAK; Berani, ber-Integritas, Jujur, Amanah, dan Kreatif, demi mencetak kampus teknologi yang berdaya saing global,” tegas Abdul Rajak, Senin, 16 Februari 2026.
Kini, bola panas berada di tangan panitia. Abdul Rajak memastikan pihaknya akan segera bergerak cepat melakukan verifikasi dokumen dan penilaian portofolio para kandidat.
Proses penyaringan ini dijanjikan berjalan transparan dan objektif untuk memastikan estafet kepemimpinan jatuh ke tangan yang tepat.
Publik yang menanti siapa saja yang lolos seleksi administrasi harus bersabar hingga April.
“Sesuai jadwal, pengumuman bakal calon yang lolos verifikasi akan kami sampaikan secara terbuka pada 6 April 2026 melalui laman resmi pemilihan,” tambahnya.
Persaingan menuju kursi rektor ini menarik untuk disimak, mengingat Itera merupakan salah satu institut teknologi yang tengah berkembang pesat di Indonesia.
Berikut adalah daftar 13 nama akademisi yang siap bertarung memperebutkan amanah tersebut:
Dari Eksternal Itera:
1. Prof. Dr. Aswan, S.T., M.T. (Institut Teknologi Bandung)
2. Prof. Dr. Elfahmi, S.Si., M.Si. (Institut Teknologi Bandung)
3. Prof. Ir. Emir Mauludi Husni, M.Sc., Ph.D. (Institut Teknologi Bandung)
4. Dewi Larasati, S.T., M.T., Ph.D. (Institut Teknologi Bandung)
5. Prof. Ismunandar, Ph.D. (Institut Teknologi Bandung)
6. Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib, M.Agr (Institut Pertanian Bogor)
7. Prof. Dr. Ir. Fahmi, S.T., M.Sc., IPU (Universitas Sumatera Utara)
8. Dr. Baginda Parsaulian, S.E., S.H., M.E. (UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi)
Dari Internal Itera:
9. Hadi Teguh Yudistira, S.T., Ph.D.
10. Dr. Ikah N. P. Permanasari, S.Si., M.Si.
11. Ir. M. Bobby Rahman, S.T., M.Si. (Han)., Ph.D.
12. Ar. Roy Candra P Sigalingging, S.T., M.Sc., Ph.D.
13. Dr. Hj. Sunarsih, S.S., M.A.
Informasi terkini mengenai tahapan pemilihan dapat terus dipantau masyarakat melalui kanal resmi https://pilrek.itera.ac.id/rektorbijak/.






