Selat Sunda Mengamuk, Truk Terguling di Kapal, ASDP Bakauheni Perketat Keamanan

Selat Sunda Mengamuk, Truk Terguling di Kapal, ASDP Bakauheni Perketat Keamanan
Ilustrasi gelombang tinggi yang disertai angin kencang di Selat Sunda. Foto: Arsip ASDP

Kirka – Beredarnya rekaman video truk terguling di dalam lambung kapal akibat guncangan ombak menjadi alarm bahaya bagi lintas penyeberangan Merak-Bakauheni.

Tak ingin insiden serupa terulang, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni kini memperketat durasi pemantauan cuaca dan pemeriksaan kondisi armada.

General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, mengakui bahwa kondisi perairan Selat Sunda sepekan terakhir sedang dalam fase kritis.

Gelombang tinggi yang disertai angin kencang memaksa otoritas pelabuhan bekerja ekstra keras.

“Situasinya memang menuntut kewaspadaan tinggi. Kami tidak berjalan sendiri, koordinasi dengan BMKG terus dilakukan untuk update cuaca per jam di Selat Sunda.

“Ini kunci agar layanan tetap aman,” tegas Partogi, dilansir pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Langkah tegas ASDP ini merupakan respon langsung atas kondisi lapangan yang terekam dalam video amatir pada Jumat, 23 Januari.

Dalam visual yang beredar luas tersebut, terlihat jelas sebuah kapal penumpang (KMP) kesulitan menyeimbangkan diri saat dihantam ombak besar di tengah laut.

Kuatnya guncangan membuat ikatan kendaraan (lashing) pada kendaraan logistik diuji.

Akibatnya, sejumlah kendaraan besar mengalami kerusakan, bahkan satu unit truk barang terekam terguling di area parkir kapal karena tak kuasa menahan guncangan.

“Kondisi laut dengan tiupan angin kencang seperti itu bisa berubah sewaktu-waktu. Karena itu, kesiapan armada sebelum lepas sandar menjadi harga mati,” tambah Partogi.

Mengingat cuaca yang sulit ditebak, Partogi meminta calon penumpang baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan untuk tidak meremehkan situasi.

Persiapan matang sebelum masuk pelabuhan menjadi krusial.

“Kami mohon pengguna jasa paham kondisi ini. Jaga kesehatan fisik agar fit selama pelayaran, dan pastikan kendaraan Anda, terutama logistik, sudah diamankan dengan benar,” imbaunya.

Ia juga menekankan pentingnya kepemilikan tiket sebelum tiba di pelabuhan.

Hal ini untuk mencegah penumpukan antrean di gerbang pelabuhan yang bisa memperparah situasi jika terjadi penundaan jadwal kapal akibat cuaca buruk.

“Pantau terus info BMKG, dan pastikan tiket sudah di tangan agar perjalanan lebih terukur dan nyaman,” tutupnya.