Menu
Precision, Actual & Factual

Yusdianto Dukung Pencopotan Sesjamdatun bisa juga Terjadi di Kejati Lampung

  • Bagikan
Pengamat Hukum Dr.Yusdianto,SH,MH. Foto Istimewa

KIRKA.CO – Pencopotan jabatan yang dilakukan Jaksa Agung Sanitiar Burhanudin terhadap Sesjamdatun Chaerul Amir menyita perhatian Akademisi dari Universitas Lampung (Unila) Lampung Yusdianto.

Menurut dia, langkah yang dilakukan Jaksa Agung Sanitiar Burhanudin dapat menjadi contoh bagi insan Adhyaksa dan publik bahwa Kejaksaan Agung masih memiliki komitmen atas perbaikan internal.

Terlebih pencopotan ini, sambung Yusdianto, adalah bukti dari hasil pelaporan yang ditindaklanjuti oleh Jamwas Kejaksaan Agung.

Maka dari itu, tutur Yusdianto, prinsip dari keterbukaan atas hasil tindak lanjut penanganan pelaporan yang dilakukan Jamwas harus diterapkan merata. Khususnya di Lampung.

Yusdianto menuturkan bahwa Kejaksaan Agung harusnya memberikan kepastian yang sama atas hasil penanganan pelaporan di bidang pengawasan pada Kejati Lampung.

Ungkapan ini, sambung Yusdianto, merujuk pada pemeriksaan-pemeriksaan di bidang pengawasan pada Kejati Lampung terhadap oknum jaksa-jaksa di Lampung.

Pemeriksaan itu merujuk pada mereka yang diduga terlibat dalam perkara korupsi di daerah yang ditindak oleh KPK.

“Contohnya kan sudah cukup jelas. Ketika ada yang diduga terlibat di Mesuji, Lampung Tengah, dan Lampung Utara, di daerah yang bupatinya ditangkap KPK,” jelas Yusdianto, Sabtu, 1 Mei 2021.

Selain itu, ia mendorong agar Kejaksaan Agung memperhatikan penanganan perkara korupsi di Lampung yang berada di tahap penyidikan tapi selanjutnya dilimpahkan ke APIP.

Pelimpahan perkara korupsi di tingkat penyidikan tersebut sebelumnya telah diutarakan Yusdianto.

Perkara itu merujuk pada kasus yang diduga melibatkan Sekdaprov Lampung tahun 2015. Kemudian kasus yang merujuk pada hasil OTT kepada Kesbangpol Provinsi Lampung, yang kemudian dilimpahkan ke APIP.

 

Ricardo Hutabarat

  • Bagikan