Menu
Precision, Actual & Factual

Sidang Online, JPU Kejari Cibadak Tuntut 14 Terdakwa (WNI & WNA) Kasus Narkoba & TPPU

  • Bagikan
JPU Kejari Cibadak Kabupaten Sukabumi saat Sidang Online. Sumber Dok Kejari Cibadak

KIRKA.COSukabumi – Kamis (04/03) kemarin, Tim Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Cibadak Kabupaten Sukabumi telah membacakan Surat Tuntutan Pidana (requisitoir) terhadap 14 orang Terdakwa yang merupakan Sindikat Peredaran Narkotika jenis Sabu seberat 359 Kg di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Hal ini disampaikan Kajari Cibadak Bambang Yunianto melalui pesan WhatsApp kepada Redaksi Kirka.co, Kamis sore (04/03). Bambang Yunianto menjelaskan bahwa ada terdakwa WNA Iran dan Pakistan yang JPU dakwa di PN Cibadak Kabupaten Sukabumi, dengan mekanisme sidang online.

“Ke 14 orang Terdakwa adalah Amu Sukawi, Yondi Caesarianto Citavaga, M Iqbal Solehudin, Basuki Kosasih, Ilan bin Arifin, Sukendar, Nandar, Risris Rismanto, Febdiantono, Hossein Salary Rashid, Samiullah bin Nadir Khan, Mahmoud Salary Rashid, Atefeh Nohtani dan Risma Ismayanti,” ujarnya.

Surat Tuntutan Pidana dibacakan oleh Tim Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Cibadak Kabupaten Sukabumi untuk masing-masing berkas perkara yang terbagi dalam empat, yaitu:

Berkas perkara atas nama Terdakwa Amu Sukawi, Yondi Caesarianto, M Iqbal Solehudin, Basuki Kosasih, Ilan bin Arifin, Sukendar, Nandar dan Yunan Febdiantonoa yang dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Narkotika sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 114 ayat (2) jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkortika dan dituntut masing-masing dengan hukuman Pidana Mati.

Berkas perkara atas nama Terdakwa asal Iran dan Pakistan yakni Hossein Salary Rashid dan Samiullah bin Nadir Khan, yang dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 114 ayat (2) jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkortika dan dituntut masing-masing dengan hukuman Pidana Mati.

Berkas perkara atas nama Terdakwa Mahmoud Salary Rashid dan Atefeh Nohtani, yang dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Pasal 114 ayat (2) jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkortika dan Pasal 3 jo. Pasal 10 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang serta dituntut masing- masing dengan hukuman Pidana Mati.

Berkas perkara atas nama Terdakwa Risma Ismayanti, yang dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 5 ayat (1) jo. Pasal 10 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan dituntut dengan hukuman pidana penjara selama 5 (lima) tahun dan denda Rp1 miliar subsidiair satu tahun kurungan.

“Agenda sidang selanjutnya akan dilaksanakan pada hari Senin (15/03) dengan acara pembacaan pledooi (Nota Pembelaan) dari Tim Kuasa Hukum para Terdakwa,” pungkas Bambang.

Setiawan

  • Bagikan