Menu
Precision, Actual & Factual

SB & DS Kompak Prapid Status TSK Mereka Diperkara Eks Terminal Kemiling

  • Bagikan
Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Tanjungkarang. Sumber Tangkap Layat

KIRKA.COBandar Lampung – Polda Lampung dan Polresta Bandar Lampung sedang dipraperadilkan oleh dua tersangka yang sedang ditahan. Adalah SB & DS terkait Eks Terminal Kemiling Bandar Lampung.

Diketahui SB adalah klien DS dalam perkara perdata Eks Terminal Kemiling, berdasarkan Putusan Pengadilan 25/Pdt.G/2020/PN Tjk, SB memenangkan gugatan melawan Pemkot Bandar Lampung. Menurut DS kuasa hukum pemilik tanah, kliennya pemilik sah dari tanah tersebut. “Tanah itu sah punya SB, semua dokumen kepemilikannya lengkap. Justru Pemda yang tidak bisa membuktikan kepemilikan tanah itu,” ujarnya, Jumat (22/1/2021).

Sengketa lahan seluas 5.200 meter persegi, eks Terminal Kemiling di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Kemiling Raya adalah milik Pemkot ini sempat viral dengan penutupan jalur kendaraan umum dengan tumpukan batu.

Penetapan tersangka SB di Polda Lampung dan DS di Polresta Bandar Lampung inilah yang dipraperadilkan keduanya.

Melalui situs resmi PN Tanjungkarang, Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Nomer Perkara 2/Pid.Pra/2021/PN Tjk, tanggal registrasi 15 Februari 2021, klasifikasi perkara Sah atau tidaknya Penahanan, Pemohon adalah Subroto dan termohon adalah Polda Lampung Cq Kapolda Lampung. Status Perkara Persidangan lama proses 15 hari.

Sedangkan pada Nomer Perkara 3/Pid.Pra/2021/PN Tjk, tanggal 1 Maret 2021, klasifikasi Perkara Sah atau tidaknya Penahanan, Pemohon adalah David Sihombing,SH dan Termohon adalah Polresta Bandar Lampung, Status Perkara Sidang Pertama dan lama proses 1 hari.

Poin permohonan para Tersangka adalah penetapan status tersangka atas nama SB dan DS dinyatakan tidak sah dan batal dengan segala akibat hukum, serta meminta kepada hakim agar menghukum pihak termohon dan memerintahkan untuk menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Penelusuran di PN Tanjungkarang, sumber Kirka.co melalui pesan singkat selular menyatakan bahwa sidang DS akan dilakukan pada Senin (8/3) diruang sidang R Subekti.

Melalui sambungan telpon Advokat Bidang Hukum Kepolisian Daerah Lampung, Yulizar Fahrulrozi TS, SH,MH kepada wartawan Kirka.co, membenarkan prapid SB.

“Iya benar bahwa pemohon SB melalui kuasa hukumnya mengajukan praperadilan atas penetapan dan penahanan sebagai Tersangka. Saya dan Tim Advokat Bidang Hukum Polda Lampung menjadi kuasa hukum Polda sebagai Termohon” jelas Yulizar, Selasa (2/3).

Yulizar berkeyakinan bahwa penetapan dan penahanan tersangka SB oleh Polda Lampung sudah sesuai hukum acara dan prosedur, “Saya pikir prapid ini adalah hak tersangka yang dijamin undang-undang dalam rangka mencari keadilan. Kita lihat saja nanti hasil putusannya,” Yulizar menutup pembicaraan.

Ditempat terpisah wartawan Kirka.co melalui pesan WhatsApp menanyakan kepastian prapid DS kepada Kapolresta Bandar Lampung Kombes Yan Budi Jaya. “Kalo enggak salah iya kasus DS” jawab Kapolresta Bandar Lampung Kombes Yan Budi Jaya.

Revisi Redaksi atas tambahan keterangan Kapolresta Bandar Lampung Kombes Yan Budi Jaya. Pada Senin (2/3) Jam 16.24 Wib

“Kalau Prapidnya Subroto dicabut tapi David Sihombing mengajukan prapid lagi. Intinya Kita siap untuk menghadapi Prapid dan akan selalu dikoordinasikan dengan Polda untuk Kuasa Hukum dari Polrestanya..”

Setiawan/Eka Putra

  • Bagikan