Menu
Precision, Actual & Factual

Riview Film Kalashnikov : Mikhail Kalshnikov Pencipta AK-47

  • Bagikan
Judul Film AK-47 Kalashnikov (2020). Director Konstantin Buslov. Foto Istimewa

Mikhail Kalashnikov lahir pada 10 November 1919, di Kuriya, Krai Altai. Sebagai anak Petani, diri nya tidak pernah bermimpi menjadi salah satu pencipta sejata paling mematikan di dunia AK 47. Namun takdir berbicara lain, pasca dipecat dari instansi militer, ia dipertemukan dengan super tim yang membantu nya mewujudkan mimpi nya semasa kecil. Menjadi perancang senjata api terbaik didunia.

Karier militer Kalashnikov dimulai dari seorang mekanik tank di militer Uni Soviet selama Perang Dunia II. Namun, dalam peperangan 1941 ia mengalami luka yang parah. Dokter memvonis nya untuk tidak dapat berperang kembali. Ditengah keadaan frustasi, nasib baik menghampiri nya. Jalan nya menciptakan senjata terbaik bagi Uni Soviet dimulai.

Berdasarkan keterangan Kalasnikov
didalam film, Jerman dapat dengan mudah menang dan menguasai hampir seluruh daratan Eropa dikarenakan keunggulan tempur pasukan senjata api. Hal inilah mendorong diri nya untuk mengembangkan senjata yang lebih baik pasca dikeluarkan dari kesatuan militer.

Namun mimpi nya merancang senjata api terbaik kalah dari rancanga pesaing didalam berbagai Kompetisi yang menghasilkan AK-47 yang pertama. AK-47, temuan terbaik Kalashnikov dikemudian hari terbukti mudah digunakan,  bersih dan mampu bekerja dengan baik dalam berbagai lingkungan berbeda. Dari padang pasir, air hingga hutan.

Film ini juga menceritakan tentang kisah cita nya dengan Ekaterina Viktorovna yang juga desainer awal AK-47. Ekaterina banyak berperan terhadap karir Kalashnikov. Kedua nya dipertemukan saat Kalashnikov mengikuti kontes sejata api. Kisah cinta yang mengharukan ini berakhir manis sampai akhir hayat.

Bagi masyarakat Rusia Kalashnikov adalah seorang pahlawan dan harta berharga nasional. Berbagai penghargaan sejak Lenin, Stalin dll, dia mendapat penghormatan yang luar biasa. Pada 2004, sebuah museum didirikan sebagai bentuk penghormatan padanya, di Izhevsk, sebuah kota Rusia yang memproduksi banyak senjata rancangan Kalashnikov.

Diluar konteks film, Dikemudian hari, Kalashnikov mengungkapkan penyesalan atas mereka yang menggunakan penemuan tersebut untuk berlaku kriminal. Menjelang akhir hayatnya, dia takut berdosa atas kematian semua orang yang diakibatkan senjata ciptaannya itu. Sebelum meninggal, dia menulis surat yang berisi penyesalannya karena telah menciptakan senjata tersebut.

Judul Film AK-47 Kalashnikov (2020). Director Konstantin Buslov.

Ditulis : Donna Sorenty Moza

  • Bagikan