Menu
Precision, Actual & Factual

Polisi Sita Sejumlah Dokumen Dari Pelaku Pungli Surat Rapid Antigen

  • Bagikan
Kirka.co
Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin. Foto Istimewa

KIRKA – Polres Lampung Selatan menetapkan dua orang tersangka di balik perkara dugaan pungli surat antigen yang dipatok kepada penumpang bus di Pelabuhan Bakauheni.

Mereka yang jadi tersangka di perkara ini di antaranya Afrianto dan Budi Riski. Afrianto adalah PNS yang bertugas di BPBD Lampung Selatan. Sementara, Budi Riski adalah seorang pengurus penyeberangan di wilayah Pelabuhan Bakauheni.

Penetapan status tersangka ini diekpose oleh Polres Lampung Selatan, Jumat kemarin, 16 Juli 2021.

Kirka.co

Sebelumnya, aksi kedua orang yang diduga melakukan pungli tersebut, viral di media sosial.

Modus pungli yang dilakukan pelaku yakni memintai uang kepada penumpang yang tidak mengantongi surat rapid antingen senilai Rp100 ribu kepada penumpang bus.

Dalam hal melakukan penetapan tersangka, Polres Lampung Selatan menyita barang bukti tidak hanya uang sejumlah Rp400 ribu.

Selain itu, terdapat barang bukti berupa dokumen. Dokumen itu di antaranya dua lembar fotokopi legalisir Surat Perintah Tugas Nomor 090/461/VI.01/2021, tanggal 06 Juli 2021 yang dikeluarkan oleh Kepala Pelaksanakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Kabupaten Lampung Selatan M Darmawan.

Juga menyita dokumen berupa satu lembar fotokopi legalisir Petikan Keputusan Bupati
Lampung Selatan Nomor: 821.12/ 192/ T.04/X/ 2008, tentang Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah Menjadi Pegawai Negeri Sipil Daerah, atas nama Afrianto, NIP 460034558, tanggal 20 Oktober 2008.

Kemudian turut menyita satu lembar fotokopi legalisir Petikan Keputusan Bupati
Lampung Selatan Nomor: 823.2/326/V.05/ 2019, tentang kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil, atas nama Afrianto, NIP lama/ NIP Baru 460034558/198204202007011005, tanggal 06 Mei 2019.

Serta menyita satu lembar Kartu Peserta 1 Taspen atas nama Afrianto 46005455800.

  • Bagikan