Menu
Precision, Actual & Factual

Pimpinan KPK Pernah Mempertanyakan Kasus Karang Taruna Lampung Timur

  • Bagikan
Kirka.co
Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango ketika melakukan kunjungan kerja di PT Tanjungkarang, Rabu, 21 April 2021. Foto Ricardo Hutabarat

KIRKA.CO – Beberapa hal yang berkenaan dengan penanganan perkara tindak pidana korupsi menjadi obrolan di Kantor Kejaksaan Tinggi Lampung.

Obrolan itu menggema ketika Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango berkunjung ke Kejaksaan Tinggi Lampung pada 21 April 2021, dalam rangka menindaklanjuti supervisi perkara korupsi.

Di dalam ruang rapat yang dihadiri para pimpinan Kejaksaan Tinggi Lampung beserta seluruh jajaran, Nawawi atau perwakilan dari KPK sempat bertanya secara spesifik tentang perjalanan penanganan perkara dugaan korupsi yang berkenaan dengan Karang Taruna Lampung Timur.

KPK semacamnya mempertanyakan hasil dari terbitnya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan atau SPDP kasus itu.

Alasan logis mengapa KPK mempertanyakan hal itu ialah, KPK diketahui telah mendata SPDP tersebut sejak diterbitkan Kejaksaan Negeri Lampung Timur.

Peneraan keterangan-keterangan di atas diterima KIRKA.CO berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun baru-baru ini.

KIRKA.CO mencatat, Nawawi pernah memberikan pernyataan resmi kepada sejumlah pewarta, tentang apa saja yang dibahas di dalam kegiatan supervisi di Kejaksaan Tinggi Lampung tersebut.

Namun, dalam penjelasannya, Nawawi tidak sedikit pun memaparkan hal yang spesifik berkaitan dengan dugaan korupsi Karang Taruna Lampung Timur.

Nawawi hanya membahas secara umum bahwa ia bersama timnya sedang melakukan supervisi perkara yang lebih berkenaan dengan konteks penindakan.

Nawawi juga menurutkan hal-hal yang berbau dengan pelacakan buronan di Kejaksaan Tinggi Lampung.

KIRKA.CO telah berupaya menghubungi Nawawi dan telah melayangkan permintaan wawancara ke nomor ponselnya, terlebih kepada hal yang berkaitan dengan Karang Taruna Lampung Timur.

Namun sayang, hingga kabar ini dipublikasikan, yang bersangkutan belum juga memberikan respons.

Berdasarkan laporan Tempo, 21 Juni 2021, Nawawi pernah menolak ditemui di rumahnya untuk diwawancarai. Ia mengatakan dirinya sedang melaksanakan isolasi mandiri.

  • Bagikan