Menu
Precision, Actual & Factual

Petinggi PT Bumi Lampung Persada Diperiksa di Kasus Korupsi Dinas PU-PR Lampung Selatan

  • Bagikan
AAT nama alias dari Tedi Arifat, Komisaris PT Bumi Lampung Persada disumpah sebelum memberikan kesaksian. AAT mengenakan kemeja lengan pendek berwarna abu rokok sambil bermasker hijau muda dengan rambut kepala sedikit rontok di bagian depan. Foto: Poltak Simbolon

KIRKA.CO – Kasus korupsi atas setoran fee proyek pada Dinas PU-PR Lampung Selatan yang didakwakan KPK kepada terdakwa Hermansyah Hamidi dan Syahroni turut melibatkan PT Bumi Lampung Persada.

Hal itu dibuktikan lewat pemeriksaan petinggi PT Bumi Lampung Persada di persidangan dua terdakwa tadi pada PN Tipikor Tanjungkarang, Rabu, 31 Maret 2021.

Petinggi perusahaan itu ialah Komisaris PT Bumi Lampung Persada Redi Arifat, yang punya nama alias sebagai AAT; kemudian Direktur PT Bumi Lampung Persada Erwan Effendi.

Dari apa yang disaksikan KIRKA.CO di ruang persidangan, Jaksa sebagai penuntut umum dari KPK Taufiq Ibnugroho terlihat sedikit kesal ketika melakukan pemeriksaan kepada Erwan Effendi.

Karena, Erwan Effendi agak berbelit-belit memberikan jawaban. Padahal diketahui, PT Bumi Lampung Persada turut mendapatkan paket proyek di Dinas PU-PR Lampung Selatan.

Pada kesaksiannya, AAT mengaku tidak terlibat dalam urusan pemberkasan atau mengurusi dokumen yang berkait dengan penerimaan paket proyek.

Hanya saja, AAT mengaku ia aktif berperan untuk menemui orang-orang di Dinas PU-PR Lampung Selatan.

Poltak Simbolon

  • Bagikan