Menu
Precision, Actual & Factual

Pertimbangan Hakim di Balik Terbitnya Surat Penetapan Untuk Memanggil Purwati Lee Dkk

  • Bagikan
Saat surat penetapan dibacakan majelis hakim Efiyanto D di PN Tipikor Tanjungkarang, Kamis, 20 Mei 2021. Foto Istimewa

KIRKA.CO – Majelis hakim yang menyidangkan perkara korupsi Bupati Lampung Tengah periode 2016-2021 Mustafa diketahui telah mengeluarkan surat penetapan pada Kamis, 20 Mei 2021 di PN Tipikor Tanjungkarang.

Surat itu berisi perintah kepada KPK melalui Penuntut Umum untuk memanggil 5 orang yang akan berstatus sebagai saksi terperiksa, ke hadapan majelis hakim.

Surat tersebut dikeluarkan berdasarkan permohonan dari pengacara Mustafa, Muhammad Yunus yang telah diajukan secara lisan sebanyak 3 kali kepada majelis hakim.

KIRKA.CO merangkum hal yang menjadi alasan di balik keluarnya surat penetapan untuk pemanggilan Vice President PT SGC Purwati Lee; Bupati Lampung Timur periode 2016-2021 Chusnunia Chalim; Midi Iswanto; Khaidir Bujung; dan Slamet Anwar.

Berikut isi dari surat penetapan yang dikeluarkan majelis hakim yang dipimpin Efiyanto D beserta Siti Insirah; Agustina; Medi Syahrial; dan Edi Purbanus.

– Menimbang bahwa pada persidangan perkara tersebut, pihak penasihat hukum terdakwa telah beberapa kali secara lisan memohon untuk menghadirkan kembali beberapa orang saksi untuk dikonfrontir dan menghadirkan pula seorang saksi yang belum pernah didengar keterangannya di dalam perkara ini.

– Menimbang bahwa permintaan penasihat hukum tersebut untuk menjernihkan dan memperjelas perkara ini.

– Menimbang bahwa untuk majelis hal tersebut diperlukan untuk menguji kebenaran keterangan masing-masing saksi untuk kepastian hukum mengenai perkara tersebut.

– Menimbang bahwa oleh karena itu dipandang perlu untuk mengeluarkan penetapan mengingat pasal 160 ayat 1 huruf c KUHAP juncto Pasal 165 ayat 4 KUHAP dan Pasal 182 ayat 2 KUHAP serta peraturan perundang-undangan lain yang bersangkutan dengan perkara ini.

– Menetapkan: menentukan pada sidang berikutnya perkara terdakwa Mustafa pada tanggal 27 Mei 2021 pukul 09.00 WIB, memerintahkan Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menghadirkan saksi-saksi:

1) Midi Iswanto
2) Khaidir Bujung
3) Chusnunia Chalim alias Nunik
4) Slamet anwar
5) Purwati Lee

  • Bagikan