Menu
Precision, Actual & Factual

Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Pemkot Bandar Lampung Tutup Mata

  • Bagikan
Videotron Iklan Rokok didepan Kantor Walikota Bandar Lampung. Foto Eka Putra

KIRKA.CO – Pada peringatan hari tanpa tembakau Sedunia yang jatuh tepat 31 Mei ini, tak mempengaruhi tayangan iklan produk tembakau pada Videotron yang terpasang di muka komplek gedung Pemkot Bandar Lampung, meski saat ini dunia mengadakan puasa produk tembakau sehari, namun Pemkot Bandar Lampung seakan tutup mata dan tetap saja tak melarang tayangan diputar meriah.

Senin 31 Mei ini, bertepatan dengan peringatan hari tanpa tembakau sedunia yang diperingati pada setiap tahunnya, dalam peringatan ini pula Dunia Internasional mengajak para perokok untuk berpuasa selama 24 jam tak menikmati produk tembakau yang dijual bebas tersebut.

Meski seluruh Negara yang ada di belahan bumi memperingati hal tersebut, namun tak sama yang dirasa oleh Kota Bandar Lampung yang di lingkungan gedung pusat Pemerintahannya sendiri dengan terang terangan terus memutar tayangan iklan produk tembakau di layar elektronik raksasa.

Sebenarnya apa yang diperlihatkan tersebut sudah dianggap sebuah bentuk pembangkangan terhadap Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 5 tahun 2018, yang ditandatangani oleh Walikota Bandar Lampung saat itu Herman HN, yang menyebutkan jelas tentang larangan mempromosikan produk rokok dibeberapa kawasan yang selanjutnya disebut dengan KTR.

Pengamat Hukum Universitas Lampung, Yusdianto, juga pernah mengkritisi terkait promosi produk tembakau yang ditayangkan di tempat tak sepatutnya tersebut, menurutnya seluruh aturan terkait KTR telah disetujui oleh semua pihak, dan hukumnya wajib untuk dipaksanakan.

“Terkait promosi produk rokok itu sudah diatur tempat mana saja yang dilarang, itu sudah ditetapkan dalam Perda Kota Bandar Lampung Nomor 5 tahun 2018, disitu jelas terlihat dan wajib ditaati semua pihak, jika tidak ya berarti ada pelanggaran dan bisa dikatakan Perda tersebut tidak diindahkan,” ungkap Yusdianto kepada KIRKA.CO, 9 April 2021.

Ia pun menjelaskan bahwa pada Bab IV (empat) bagian kesatu umum Pasal 10 di Perda tersebut, tertulis jelas aturan KTR dimana salah satunya ialah Tempat Kerja, yang kembali dijelaskan pada bagian ketiga di Pasal 12 poin ke (2) menerakan perkantoran pemerintah termasuk kedalam kategori Tempat Kerja, dimana juga tertulis larangan mempromosikan rokok atau produk tembakau lainnya di lingkup kawasan tersebut.

“Dalam Perda tersebut dapat kita lihat, ada ketentuan KTR pada Bab IV Pasal 10, dan kembali dijelaskan lingkupnya di Pasal 12, maka jelas saya katakan iklan rokok yang dipasang di videotron tepat di depan perkantoran Pemkot Bandar Lampung itu sudah melanggar aturan, itu wajib diberi sanksi,” imbuhnya.

“Saya juga mengimbau kepada pihak terkait baik Pemerintah maupun pemilik media iklan, untuk dapat mentaati peraturan yang sudah dibuat dan disepakati, demi terciptanya ketertiban di Kota yang kita cintai ini, jangan berbuat seenaknya saja karena semua sudah ada aturannya,” tutup Yusdianto.

Diketahui sampai sejauh ini pula Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 5 tahun 2018 belum juga dicabut secara resmi, maka sebagai Warga Negara dan Warga Kota Bandar Lampung yang baik sudah sepatutnya kita dapat mentaati dan melaksanakan apa yang telah dikukuhkan oleh pemerintah tersebut demi kebaikan bersama.

  • Bagikan