Menu
Precision, Actual & Factual

Penyidikan Baru dari Korupsi Agung Ilmu Mangkunegara Dikabarkan Mandek Karena TWK KPK

  • Bagikan
Saat Agung Ilmu Mangkunegara ditetapkan sebagai tersangka pasca diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). Foto Istimewa

KIRKA.CO – Penyidikan baru yang diterbitkan KPK dari perkara korupsi Bupati Lampung Utara periode 2019-2024 Agung Ilmu Mangkunegara dikabarkan tidak berjalan dengan mulus alias mandek.

Kabar itu diiringi dengan keterangan tentang polemik yang terjadi di KPK terkait Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Dalam TWK tersebut, dinyatakan ada 75 pegawai KPK yang tidak lulus.

Sebelumnya diketahui, KPK telah menyatakan secara resmi bahwa memang benar pengembangan perkara dan KPK mengaitkannya dugaan gratifikasi. Penyidikan pun sempat berjalan. Dari tanggal 5 sampai 6 Mei 2021, penyidik dinyatakan telah memeriksa 14 orang saksi.

Namun setelah itu, KPK tidak lagi menginformasikan lanjutan penyidikan perkara tersebut. KIRKA.CO telah berkali-kali menanyakan kelanjutan dari penyidikan tersebut kepada Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri. Sayang, sampai saat ini belum juga ada balasan.

Informasi yang dihimpun KIRKA.CO, di antara penyidik yang ditugasi dalam perkara dugaan gratifikasi itu disebut-sebut masih bagian dari 75 pegawai KPK yang tidak lulus TWK.

Di sisi lain, Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi KPK Sujanarko mengatakan, penanganan semua kasus korupsi di lembaga antirasuah terancam mandek usai 75 pegawai dinonaktifkan.

Pernyataan itu ia sampaikan setelah memberikan laporan dugaan pelanggaran malaadministrasi lima pimpinan KPK terkait tes wawasan kebangsaan (TWK) kepada Ombudsman.

“Dengan dinonaktifkannya 75 pegawai, kasus-kasus yang ditangani semuanya mandek. Kalau tidak mandek, paling tidak itu terganggu dengan nonaktifkannya 75 pegawai,” ucap Sujanarko seperti laporan yang disampaikan CNN Indonesia, Rabu kemarin, 19 Mei 2021.

KIRKA.CO mencatat, pasca pemeriksaan terakhir, praktis sudah 2 minggu KPK tidak menyampaikan update informasi penyidikan baru tadi.

  • Bagikan