Menu
Precision, Actual & Factual

Pengacara Kondang Asal Lampung Praperadilankan Polresta Bandar Lampung

  • Bagikan
Sidang Pra Peradilan Tersangka DS, Pengacara Kondang Asal Lampung. Foto Eka Putra

KIRKA.CO – Perkara Praperadilan DS yang diketahui merupakan seorang Pengacara kondang asal Bandar Lampung, digelar secara perdana di Pengadilan Negeri Tanjungkarang pada Senin pagi (15/03), ia melalui Tim Kuasa hukumnya mempraperadilankan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandar Lampung atas penetapan Tersangka yang disematkan kepadanya.

Permohonan Praperadilam tersebut dibacakan oleh tim kuasa hukum DS dari Tim Penegak Keadilan di hadapan Hakim Tunggal Safruddin, di ruang R. Soebekti gedung PN Tanjungkarang yang dalam hal ini DS selaku pihak Pemohon dan Polresta Bandar Lampung selaku pihak Termohon, dengan isi kesimpulan Permohonan Praperadilannya yaitu :

1. Menerima Permohonan Praperadilan Pemohon untuk seluruhnya.

2. Menyatakan penetapan Tersangka Pemohon atas nama Tersangka David Sihombing, S.H. yang di dasarkan pada Laporan Polisi Nomor: LP/B/202/I/2021/LPG/Resta Balam, tertanggal 22 Januari 2021 adalah tidak sah secara hukum dan batal dengan segala akibat hukumnya.

3. Menyatakan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Sp. Sidik/23/II/2021/Reskrim, tanggal 02 Februari 2021 adalah tidak sah dan batal demi hukum dengan segala akibat hukumnya.

4. Menghukum dan memerintahkan Termohon untuk menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP.3).

5. Memerintahkan Termohon mengeluarkan Pemohon dari Tahanan Rutan Polresta Bandar Lampung sesaat setelah Putusan ini dibacakan.

6. Menyatakan segala keputusan lebih lanjut oleh Termohon terhadap Pemohon yang didasarkan pada Laporan Polisi Nomor: LP/B/202/I/2021/LPG/Resta Balam, tertanggal 22 Januari 2021 dan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Sp. Sidik/23/II/2021/Reskrim, tanggal 02 Februari 2021, tidak sah dan batal demi hukum dengan segala akibat hukumnya.

7. Memerintahkan Termohon untuk menghentikan Penyidikan atas diri Pemohon yang didasarkan pada Laporan Polisi Nomor: LP/B/202/I/2021/LPG/Resta Balam, tertanggal 22 Januari 2021.

8. Menyatakan segala upaya paksa yang dilakukan oleh Termohon terhadap diri Pemohon atas dasar LP/B/202/I/2021/LPG/Resta Balam, tertanggal 22 Januari 2021, adalah tidak sah dan batal demi hukum dengan segala akibat hukum nya.

Sementara diketahui saat ini DS dan mantan kliennya SB secara resmi telah dilimpahkan ke Kejari Bandar Lampung pada Rabu kemarin (10/03), dengan Sangkaan perbuatannya telah secara bersama – sama dengan sengaja menghancurkan, membikin tak dapat dipakai atau merusak bangunan untuk lalu lintas umum, atau merintangi jalan umum darat atau air, atau menggagalkan usaha untuk pengamanan bangunan atau jalan, sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 192 KUHP juncto pasal 55 KUHP.

Keduanya harus berurusan dengan hukum bermula lantaran pada 22 Januari lalu, sekira pukul 12:30 siang di lokasi jalan masuk eks Terminal Kemiling Bandar Lampung, yang ketika itu disebabkan karena lahan eks Terminal tersebut diklaim telah dimenangkan oleh keduanya sesuai dengan putusan PN Tanjung Karang, maka jalan di lokasi itu pun ditutup dengan tumpukkan 2 (dua) dump truck batu – batu besar, yang pada akhirnya perbuatan keduanya itu dianggap mengganggu dan dikhawatirkan akan membahayakan para pengguna jalan.

Eka Putra

  • Bagikan