Hukum  

Pejabat Unila: Tidak Ada Barang Bukti Nomor 32 yang Disita KPK Dari Ruangan Saya

Barang Bukti Nomor 32 yang Disita KPK
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila, Prof Yulianto. Foto: Istimewa.

KIRKA – Pejabat Unila membantah pernyataan JPU KPK soal keberadaan Barang Bukti Nomor 32 yang disita oleh penyidik KPK dari ruangannya.

Ungkapan ini disampaikan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila, Yulianto.

Menurut dia, Barang Bukti Nomor 32 yang disita KPK bukan berasal dari ruangan miliknya.

”Dari ruangan saya tidak ada penggeledahan dan tidak ada barang bukti yang diambil mas. Terimakasih,” ujar Prof Yulianto dalam keterangan tertulisnya kepada KIRKA.CO saat dikonfirmasi pada 3 Februari 2023.

Respons dari Yulianto ini merupakan tanggapannya ihwal pernyataan JPU KPK di muka persidangan yang digelar di PN Tipikor Tanjungkarang pada 2 Februari 2023 kemarin saat memeriksa Dekan Fakultas Teknik Unila, Helmy Fitriawan.

Baca juga: Gubernur Tercatat Dalam Barang Bukti Nomor 32 di Berkas Korupsi Unila

JPU KPK bernama Asril mengatakan bahwa Barang Bukti Nomor 32 yang disita KPK dan yang ditampilkannya di muka sidang diperoleh penyidik KPK dari ruangan Yulianto.

Perkataan Asril ini disampaikan di muka persidangan saat ditanyai Lingga Setiawan selaku Ketua Majelis Hakim yang mengadili mantan Rektor Unila, Karomani -yang didakwa menerima suap dan gratifikasi oleh JPU KPK.

”Disita dari Yulianto. Ini ditemukan di ruangan pak Yulianto, Wakil Rektor 3,” kata Asril kepada Lingga Setiawan saat itu.

Sebagaimana diketahui, Barang Bukti Nomor 32 yang disita KPK ini memuat informasi tentang 33 nama mahasiswa berikut dengan keterangan tambahan seperti Kajati/Rektor, Gubernur/Ida/Fisip/Rektor, Anak Wapres/Rektor dan Mantan Kajagung Prasetyo/Rektor.

Pada saat Barang Bukti Nomor 32 ini ditampilkan, Helmy Fitriawan mengatakan bahwa dokumen itu berkaitan dengan mantan Rektor Unila, Karomani.

Baca juga: Mantan Kajagung Prasetyo Tercatat Titip Mahasiswa Unila, JPU KPK Kaget

Alasannya, jelas Helmy Fitriawan, terdapat tanda tangan milik Karomani di dalam Barang Bukti Nomor 32 itu

”Sebentar saya mengingat lagi yang mulia. Ini dari pak Karomani pak. Itu ada tanda tangannya,” ujar Helmy Fitriawan menjawab pertanyaan dari Lingga Setiawan saat itu.

Barang Bukti Nomor 32 ini diketahui tidak terlalu diulas di muka persidangan.

Begitu JPU KPK mendapat penjelasan singkat dari Helmy Fitriawan, pembicaraan di muka persidangan tidak lagi membahas Barang Bukti Nomor 32 itu.

Karena tidak ada penjelasan detail, tidak diketahui secara pasti apa maksud di balik 33 nama mahasiswa berikut dengan keterangan Kajati/Rektor, Gubernur/Ida/Fisip/Rektor, Anak Wapres/Rektor dan Mantan Kajagung Prasetyo/Rektor yang muncul di dalamnya.