Menu
Precision, Actual & Factual

OJK Jawab Soal Pencairan Dana Nasabah di Bank Waway Terkait Pinjaman Honorer BPBD Bandar Lampung

  • Bagikan
Kantor Otoritas Jasa Keuangan Lampung. Foto Istimewa

KIRKA.COOtoritas Jasa Keuangan Lampung menanggapi terkait proses pencairan saldo blokiran dari pinjaman para pegawai honorer, tanpa sepengetahuan peminjam yang tersimpan di Bank Perkreditan Rakyat Waway Lampung atas kasus yang tengah berjalan di Polresta Bandar Lampung.

Dalam kasus ini, 18 pegawai honorer dari 72 pegawai melaporkan eks Bendahara BPBD Kota Bandar Lampung berinisal K-S atas tuduhan dugaan penggelepan penipuan uang pinjaman dari 72 pegawai honorer di Dinas tersebut.

Bambang Hermanto selaku Kepala OJK Lampung menerangkan terkait pencairan dana, perbankan dan OJK punya prosedur standar yang harus dijalankan.

Prinsipnya ada 2, diambil sendiri atau diambil pihak lain dengan (menggunakan, red) surat kuasa penarikan yang ditandatangani oleh debitur (peminjam),” katanya.

Dia juga menjelaskan, pengambilan atau pemotongan rekening simpanan milik nasabah harus dilakulan pihak bank dengan persetujuan atau sepengetahuan nasabah.

“Rekening simpanan di bank, maka pengambilan atau pemotongan harus diketahui dan disetujui oleh nasabah dalam bentuk dokumen awal pada saat pembukaan rekening maupun dokumen tambahan lainnya. Misal, terkait pinjaman berupa persetujuan pemotongan angsuran dan lain-lain,” terang Bambang Kamis 10 Juni 2021.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Resky Maulana membenarkan tentang pemanggilan terhadap pihak Bank Waway.

“Sudah dilakukan pemanggilan, satu orang yang datang,” katanya.

Resky juga menuturkan bahwa terlapor K-S akan segera dilakukan pemeriksaan dalam waktu dekat.

  • Bagikan