Menu
Precision, Actual & Factual

Misteri yang Belum Terjawab di Balik Joget Wabup Lampung Tengah

  • Bagikan
Kirka.co terpercaya dalam memberi kabar
Sosok pria yang memegang lembaran uang di saat Wabup Lampung Tengah Ardito Wijaya berjoget. Tampak pria yang diakui Kapolres Lampung Tengah AKBP Wawan Setiawan adalah ajudan resmi Ardito dari unsur Polri. Pria ini terlihat memegang uang untuk ditebarkan. . Sumber foto di ambil dari video viral joget Ardito Wijaya yang belakangan sudah diadukan dan sedang ditindaklanjuti Polda Lampung.

KIRKA.CO – Sejak jadi perbincangan, masih ada hal yang belum terjawab di balik persoalan yang membuat Wabup Lampung Tengah Ardito Wijaya dilaporkan ke Polda Lampung.

Jika melihat secara seksama, aduan yang dilayangkan Habibi ke Subdit IV Tipiter pada Ditreskrimsus Polda Lampung itu, berkenaan dengan adegan joget Ardito Wijaya di dalam suatu acara hajatan.

Dalam membuat laporan, Habibi dan kuasa hukumnya menerakan video yang berisikan adegan joget Ardito sebagai bukti.

Hingga kini, Polda Lampung baru menyampaikan kepada publik bahwa pihaknya telah memeriksa 7 orang saksi pada Senin lalu, 5 Juli 2021.

Kembali kepada video tadi. Dalam rekaman berdurasi 33 detik itu, Ardito terlihat berkunjung ke suatu acara pernikahan.

Ia memegang bernyanyi sambil memegang microphone. Turun dari panggung besar, lalu ia dikerumuni sekelompok orang.

Dia terlihat tidak mengenakan masker di tengah maraknya Covid-19. Kemudian, seorang pria di belakangnya menebar uang pecahan Rp 50 ribu.

Sontak, orang-orang yang mengerumuni tadi semakin senang dengan adanya tebaran uang itu.

Setelah diidentifikasi, sosok pria yang menebar uang itu adalah ajudan Ardito dari unsur Polri.

Polres Lampung Tengah mengaku telah mengenakan sanksi disiplin kepada ajudan berpangkat Bripka itu.

Tapi ada hal yang belum terjawab: siapa pemilik uang itu dan siapa yang memberikan perintah kepada ajudan tersebut untuk melakoni hal tadi.

Wabup Lampung Tengah Ardito Wijaya telah ditanya soal hal ini. Hingga detik ini, KIRKA.CO belum mendapat respons dari Ardito. Pesan berisi pertanyaan tadi, tidak dijawab yang bersangkutan.

Dari awal, pengenaan sanksi kepada ajudan tadi berangkat dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Seksi Propam Polres Lampung Tengah.

Pejabat utama yang membawahi Seksi Propam Polres Lampung Tengah kepada KIRKA.CO Sabtu, 10 Juli 2021, mengatakan keengganannya untuk memberikan tanggapan.

Ia berharap hal-hal yang berkenaan dengan hasil pemeriksaan terhadap ajudan Ardito — dan terlebih kepada poin mengenai asal uang saweran dan perintah menyawer— lebih baik dijawab oleh pimpinannya.

Dirinya mengaku tidak memiliki kapasitas untuk membeberkan hal itu kepada publik lewat jurnalis.

  • Bagikan