Menu
Precision, Actual & Factual

Mantan Cabup Way Kanan Juprius Digugat Urusan Perjanjian Tambang

  • Bagikan
Kirka.co
Tangkapan Layar SIPP PN Tanjungkarang Terkait Gugatan Perdata yang Dilayangkan Hasan Basri kepada Juprius. Foto Eka Putra

KIRKA – Mantan Calon Bupati Kabupaten Way Kanan, Juprius, digugat ke Pengadilan Negeri Tanjungkarang oleh Hasan Basri, gugatan perdata tersebut dilayangkan terkait permasalahan perjanjian produksi tambang.

Dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara milik PN Tanjung Karang, pada Nomor Perkara gugatan perdata 107/Pdt.G/2021/PN Tjk, Hasan Basri selaku Penggugat melayangkan gugatannya kepada tiga pihak diantaranya Yan Thohir selaku Tergugat satu, Juprius selaku Tergugat dua, serta Syarifuddin Noor selaku pihak Tergugat tiga.

Dalam data umum di perkara tersebut terlihat beberapa poin permohonan yang diajukan oleh Hasan Basri kepada Hakim diantaranya :

1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya.

2. Menyatakan para tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum.

3. Menyatakan sah dan bernilai surat pernyataan penyerahan Sertifikat Hak Milik Nomor : 5188/KD berdasarkan gambar tanah tanggal 02 April 1978 Nomor : 771/1978 atas objek tanah seluas 55.720 m (lima puluh lima ribu tujuh ratus dua puluh meter persegi) yang berlokasi di Provinsi Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, Kecamatan Tanjungbintang (dahulu Kedaton) Desa Sabah Balau terdaftar atas nama Asnawi (alm) tertanggal 14 Februari 2012 yang pada pokoknya menerangkan adanya perjanjian lisan kerjasama produksi tambang antara Penggugat (Hasan Basri bin Asnawi (alm)) dan Tergugat I (Yan Tohir, S.H.).

4. Menyatakan batal perjanjian produksi tambang antara Penggugat dan para Tergugat yang dikuatkan dengan penandatanganan akta dibawah tangan berupa surat pernyatan penyerahan sertifikat tertanggal 14 Februari 2012 dengan segala akibat hukumnya.

5. Menghukum dan memerintahkan kepada para Tergugat untuk mengembalikan Sertifikat Hak Milik Nomor : 5188/KD berdasarkan gambar tanah tanggal 02 April 1978 Nomor : 771/1978  atas objek tanah seluas 55.720 m (lima puluh lima ribu tujuh ratus dua puluh meter persegi) yang berlokasi di Provinsi Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, Kecamatan Tanjungbintang (dahulu Kedaton) Desa Sabah Balau  terdaftar atas nama Asnawi (alm) yang saat ini dikuasai Tergugat I (Yan Tohir, S.H.) kepada Penggugat.

6. Menghukum para Tergugat untuk membayar kerugian Penggugat secara tanggung renteng sebesar Rp370.000.000 (tiga ratus tujuh puluh juta rupiah) dengan rincian kerugian dari tahun 2012-2018 sebesar Rp300.000.000; (tiga ratus juta rupiah) dan kerugian tahun 2019-2021 sebesar Rp70.000.000 (tujuh puluh juta rupiah).

7. Menyatakan bahwa putusan ini dapat dilaksanakan terlebih dahulu walaupun ada upaya hukum banding ataupun perlawanan dan kasasi yang dilakukan para Tergugat (Uitvoerbaar bij voorraad).

8. Menghukum para Tergugat untuk membayar biaya perkara yang timbul dalam perkara a quo.

Perkara gugatan perdata ini sendiri, dijadwalkan akan digelar pada Selasa 3 Agustus 2021 mendatang, pukul sembilan pagi yang akan dilaksanakan proses persidangannya di ruang sidang Ali Said, gedung Pengadilan Negeri Tanjungkarang.

  • Bagikan