Menu
Precision, Actual & Factual

Lidik Dugaan Korupsi Sekwan DPRD Pringsewu Di Pantauan Kejati Lampung

  • Bagikan
DPRD Pringsewu. Foto Istimewa

KIRKA.COKepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Heffinur, mengatakan pihaknya akan memantau proses penanganan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) penyelewengan dana kegiatan pada Sekretariat Dewan (Sekwan) Pringsewu tahun Anggaran 2019-2020 yang kini tengah ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu.

Pernyataan tersebut langsung dilontarkannya saat dikonfirmasi oleh pewarta KIRKA.CO seusai memimpin konferensi pers terkait penetapan tersangka dugaan korupsi dana penyertaan modal Provinsi Lampung ke BUMD PT. LJU pada Rabu siang (21/04).

“Pak Kajati, terkait penanganan kasus dugaan penyelewengan dana kegiatan pada Sekretariat DPRD Kabupaten Pringsewu, langkah dari pihak Kejaksaan Tinggi Lampung sendiri seperti apa pak? Apa kita turut memantau?” tanya pewarta.

“Iya. Kejati dalam hal ini turut memantau perkembangan penanganan kasusnya,” ungkap Heffinur.

Sementara hingga pada Rabu petang ini, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Pringsewu, Median Suwardi, masih belum membalas pertanyaan yang diajukan oleh pewarta KIRKA.CO terkait sejauh mana penanganan kasus tersebut.

Penelusuran terbuka KIRKA.CO, sebanyak 8 (delapan) orang anggota DPRD Pringsewu akan diperiksa sebagai saksi secara estafet hingga Kamis besok (22/04).

Diketahui dalam kasus dugaan Tipikor ini sendiri, Kejari Pringsewu memperkirakan negara telah dirugikan sebesar Rp 8 hingga Rp 12 miliar pada satu tahun anggarannya.

Eka Putra

  • Bagikan