Menu
Precision, Actual & Factual

KPK Sita 5 Aset di Perkara Korupsi Mantan Bupati Lampung Utara

  • Bagikan
Agung Ilmu Mangkunegara dan label penyitaan di aset yang dirampas KPK demi mengejar pemenuhan Uang Pengganti yang termuat dalam putusan pengadilan. Foto Istimewa

KIRKA.CO – KPK menyampaikan pernyataan resmi terkait pelaksanaan kegiatan penyitaan aset yang dilakoni di Kota Bandar Lampung.

Penyitaan aset ini berkenaan dengan perkara korupsi mantan Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara.

Aset ini dinyatakan KPK disita demi kepentingan pemenuhan biaya uang pengganti yang diputuskan pengadilan kepada Agung Ilmu Mangkunegara.

Agung sebelumnya divonis bersalah dan diharuskan membayar uang pengganti dari tindak pidana korupsi senilai Rp 74 miliar lebih.

Lewat keterangan yang disampaikan Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri, sedikitnya ada 5 aset yang disita.

Penyitaan itu ditandai dengan peletakan papan pemberitahuan sita yang dilakukan KPK di tiap lokasi.

Ali Fikri menambahkan, Agung sebelumnya telah membayar uang pengganti. Sebesar Rp 2,1 miliar.

“Sehingga masih ada tagihan uang pengganti sejumlah Rp72,5 miliar,” ujar Ali Fikri, Kamis, 10 Juni 2021.

KPK kata Ali Fikri, akan terus melakukan upaya maksimal demi mengejar pemenuhan pembayaran uang pengganti tersebut dengan merampas aset.

“KPK akan terus memaksimalkan upaya pemulihan hasil tindak pidana korupsi yang dinikmati para koruptor melalui perampasan aset,” terang Ali Fikri.

Berikut letak dan jenis aset yang disita KPK:

1. Tanah seluas 734 M2 sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Hak Mllik Nomor 329/Sp.J, yang beralamat di Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Kedaton, Kotamadya Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

2. Tanah dan Bangunan seluas 566 M2 sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Hak Mllik Nomor 845/Sp.J, yang beralamat di Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Kedaton, Kotamadya Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

3. Tanah dan Bangunan yang terdiri dari 2 Sertifikat Hak Milik yaitu tanah seluas 8.396 M2 sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Hak Mllik Nomor 7388/KD dan tanah seluas 4.224 M2 sebagaimana tercantum dalam sertifikat Hak Milik Nomor 7389/KD yang beralamat di Desa Kedaton Kecamatan Kedaton, Kotamadya Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

4. Tanah dan Bangunan seluas 1.340 M2 sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Hak Mllik Nomor 9440/Kedaton, yang berlamat di Desa Kedaton Kecamatan Kedaton, Kotamadya Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

5. Tanah dan Bangunan seluas 835 M2 sebagaimana tercantum dalam sertifikat Hak Milik Nomor 9784/Kdn yang beralamat di Desa Kedaton, Kecamatan Kedaton Kotamadya Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

  • Bagikan