Menu
Precision, Actual & Factual

KPK Sambangi DPP PDIP & PPP, Dorong Sistem Integritas Partai Politik

  • Bagikan
Plt Deputi Bidang Pendidikan & Peran Serta Masyarakat Wawan Wardiana & Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK Kumbul Kusdwijanto, saat berkunjung ke DPP PDI Perjuangan. Foto Dok KPK

KIRKA.COKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Kedeputian Bidang Pendidikan & Peran Serta Masyarakat mendatangi Kantor DPP PDI Perjuangan & PPP. Bertujuan mendorong komitmen PDIP & PPP untuk menerapkan SIPP. Di Jakarta, 14 April 2021.

Plt Deputi Bidang Pendidikan & Peran Serta Masyarakat Wawan Wardiana mengatakan, praktik politik uang relatif marak dalam sistem politik Indonesia. Hasil kajian, survei yang dilakukan KPK menunjukkan, secara umum partai politik masih perlu membenahi pengelolaan internalnya.

“KPK ingin agar partai politik tidak sekadar menerima dana, tapi harus bersedia mengubah dirinya. Dalam konteks inilah KPK mendorong penerapan integritas partai melalui SIPP,” lanjut Wawan.

Plt Deputi Bidang Pendidikan & Peran Serta Masyarakat Wawan Wardiana & Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK Kumbul Kusdwijanto, saat berkunjung ke DPP PPP. Foto Dok KPK

Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK Kumbul Kusdwijanto menambahkan, penerapan SIPP diharapkan jadi solusi lima permasalahan internal partai. SIPP, terdapat lima komponen utama, 19 variabel & 48 indikator yang tercakup dalam Tools of Assessment.

Kumbul menegaskan, KPK minta PDIP & PPP menyiapkan tim yang bertanggung jawab dalam pengisian ToA Sistem Integritas Partai Politik. Nantinya digunakan sebagai indikator sejauh mana partai politik mengaplikasikan lima komponen dalam SIPP.

Nilai atau skor ToA SIPP ini rencananya akan diinformasikan kepada publik, sehingga masyarakat mempunyai landasan rasional penilaian tentang bagaimana partai politik membangun integritas partainya.

Poltak Simbolon/Rls KPK

  • Bagikan