Menu
Precision, Actual & Factual

KPK Dipersalahkan Karena Proses Sidang Korupsi di Kejati Lampung ‘Macet’

  • Bagikan
Pergerakan Masyarakat Analisis Kebijakan (PEMATANK). Foto Dok Pematank

KIRKA.CO – Proses persidangan atas sangkaan korupsi penggelapan pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MLBB) yang ditangani Kejati Lampung tidak berjalan mulus.

Persidangan yang seyogyanya terjadwal pada Senin, 10 Mei 2021 tidak terlaksana karena 4 orang terdakwa tak dapat dihadirkan oleh JPU.

Menyikapi hal ini, Ketua DPP LSM Pematank Suadi Romli menyayangkan kinerja KPK yang selalu mengeluarkan narasi tentang koordinasi dan supervisi terkait penanganan kasus korupsi selalu menjadi topik di tiap agenda kunjungan kerja berlangsung.

Terlebih ujar Romli, KPK melalui komisionernya yakni Nawawi Pomolango belakangan ini berkunjung ke kantor Kejati Lampung dan menyatakan ia fokus pada penekanan koordinasi dan supervisi perkara korupsi.

“Kalau tertunda atau macet begini, ini mencoreng nama KPK. Dimana letak koordinasi dan supervisi yang dimaksud pak Nawawi kemarin?

“Kami sangat menyayangkan proses atau perjalanan penanganan perkara ini. Praktis, ini jadi bukti KPK tak serius bekerja sebagai lembaga khusus untuk kasus korupsi. Kasus ini tak lepas dan masih bagian dari tanggungjawab KPK,” ucap Romli saat dihubungi KIRKA.CO, Selasa, 11 Mei 2021.

Bagi Romli, JPU Kejati Lampung tak patut lagi untuk dikritisi dan diminta untuk dievaluasi. Dia mengatakan hal itu terasa sia-sia untuk diutarakan.

Ia kemudian mengaku tidak heran bila kemudian proses persidangan tersebut tertunda.

“Buat apa kita minta JPU untuk dievaluasi? Praktis sebenarnya JPU tidak profesional dalam proses persidangan ini. Tapi lagi-lagi, kita duga ada kesepakatan atau kompromi sehingga sidang ini ditunda dan hal yang sama juga bisa terjadi bila kemudian hari tidak ada evaluasi yang dilakukan Kejati,” ungkapnya.

Diketahui, di antara terdakwa dalam perkara, Kejati Lampung menitipkan penahanan 3 orang pada Rutan Way Hui dan 1 orang pada Lapas Wanita Kota Bandar Lampung.

  • Bagikan