Menu
Precision, Actual & Factual

Kontraktor Lampung Bay City Penuhi Panggilan Polisi Pasca Laka Naker & Bangunan Ambruk

  • Bagikan
Dua orang dari PT Nusa Raya Cipta menghadiri panggilan penyidik Polsek Telukbetung Selatan terkait ambruknya proyek Lampung Bay City yang menewaskan seorang pekerja. Foto Tom Saputra

KIRKA.COPT Nusa Raya Cipta memenuhi panggilan penyidik Polsek Telukbetung Selatan terkait kecelakaan kerja yang terjadi dalam pembangunan proyek Lampung Bay City yang berada di Jalan Yos Sudarso, Sukaraja pada Sabtu 27 Maret 2021 lalu.

Dari pantauan di Markas Komando Polsek Telukbetung Selatan pada Senin (05/04), dua orang dari PT Nusa hadir sekitar pukul 15.00 WIB. Dari informasi yang dihimpun di Mako Polsek TBS, KIRKA.CO mendapatkan informasi bahwa salah seorang yang datang merupakan seorang yang menjabat sebagai Manager di PT Nusa Raya Cipta.

Sekitar pukul 16.48 WIB, dua orang yang mengenakan kaos berkerah warna orange serta seorang berkemeja putih keluar dari ruang pemeriksaan. Saat awal media mencoba meminta keterangan kepada kedua nya, salah seorang pria yang mengenakan kemeja putih mengatakan ingin mencari makan.

“Ini mau istirahat dulu, mau cari makan dulu mas,” katanya.

Disinggung soal hasil pemeriksaan oleh penyidik, pria diduga sebagai manager PT Nusa ini mengatakan segala prosesnya diserahkan oleh polisi.

“kan itu lagi di proses sama polisi mas,” ujarnya seraya keluar dari Mako Polsek TBS.

Terkait pemeriksaan ini, Kapolsek Telukbetung Selatan, Kompol Hari Budianto menuturkan pihak PT Nusa Raya Cipta selaku Main Kontraktor proyek tersebut telah hadir atas pemanggilan penyidik.

“Ada dua orang tadi yang datang, pemanggilan ini terkait proses penyelidikan yang masih terus didalami,” ujarnya.

Alumni Akademi Polisi 2006 ini juga mengatakan pihaknya masih menunggu hasil dari Tim Puslabfor Mabes Polri yang telah mendatangi tempat kejadian perkara.

Dalam peristiwa ambruknya proyek pembangunan Lampung Bay City yang berada di lantai 5 dan 6 telah memakan korban jiwa. Seorang pekerja bernama Ruslaini yang tercatat sebagai warga Jawa Tengah meninggal dunia dilokasi kejadian, sementara seorang pekerja lainnya bernama Joni harus dilarikan kerumah sakit akibat sejumlah luka berat yang dialaminya.

Tom Saputra

  • Bagikan