Menu
Precision, Actual & Factual

Kisi-kisi Saksi yang Akan Dihadirkan KPK di Sidang Korupsi Eks Bupati Lamteng Mustafa ke-13

  • Bagikan
Suasana sidang ke 12 untuk perkara korupsi eks Bupati Lamteng Mustafa pada 15 April 2021. Foto Ricardo Hutabarat

KIRKA.CO – Sesuai jadwal, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis, 22 April 2021 akan kembali menggelar persidangan tindak pidana korupsi atas terdakwa eks Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Mustafa.

Diketahui, Mustafa awalnya ditetapkan sebagai tersangka ada dugaan penerimaan suap dan gratifikasi senilai Rp 95 miliar. Ketika disidangkan di PN Tipikor Tanjungkarang, KPK mendakwa Mustafa atas penerimaan suap dan gratifikasi senilai Rp 65 miliar.

Pada gelaran sidang ke-13 dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi ini, KPK berencana menghadirkan 3 orang saksi ke hadapan majelis hakim yang dipimpin Efiyanto.

Informasi yang dihimpun KIRKA.CO, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK Taufiq Ibnugroho akan menghadirkan beberapa orang saksi yang sebelumnya tidak dapat datang ke pengadilan.

Di antaranya adalah anggota DPRD Lamteng Slamet Anwar.

KIRKA.CO pada 15 April 2021 lalu telah mendapat jawaban dari Slamet Anwar yang menegaskan mengapa ia tidak hadir dan memastikan akan datang ke ruang sidang pada sidang lanjutan berikutnya.

Sosok Slamet Anwar ini diketahui berkaitan dengan ‘rayuan’ eks Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim yang memintanya untuk mengaku sebagai penerima atau ‘penikmat’ uang senilai Rp 150 juta. Hanya saja Slamet Anwar menolak ‘rayuan’ Chusnunia Chalim.

Soal poin kesaksiannya ini, Slamet Anwar meminta agar KIRKA.CO tidak terlalu terburu-buru mengungkapkan hal itu kepada publik.

Kendati tidak membantah hal tadi, Slamet Anwar ingin kesaksiannya nanti akan ia buka ketika berada di ruang sidang.

Selain Slamet Anwar, informasi yang dihimpun KIRKA.CO lainnya menyebutkan bahwa nama Okta Rijaya selaku eks Sekretaris DPW PKB Lampung dan Saefuddin akan menjadi saksi terperiksa juga di dalam ruang sidang.

Atas informasi di atas ini, KIRKA.CO belum mendapat keterangan resmi dari KPK. JPU KPK Taufiq Ibnugroho hingga kabar ini dipublikasikan belum merespons permintaan keterangan ihwal saksi yang potensi untuk diperiksa.

Sementara itu, Ketua Majelis Hakim Efiyanto kepada KIRKA.CO mengaku belum mengetahui saksi-saksi yang akan diperiksa. Atas 3 nama orang yang dihimpun KIRKA.CO tadi, Efiyanto mengaku belum mengetahui hal itu.

 

Ricardo Hutabarat

  • Bagikan