Menu
Precision, Actual & Factual

Kenapa Chusnunia Chalim Dipanggil dengan Sebutan Kanjeng Ratu?

  • Bagikan
Kanjeng Ratu Nunik dilantik untuk menjadi Ketua DPW PKB Lampung pada 9 Januari 2021. Sebelumnya ia adalah Koordinator Wilayah PKB Lampung dan Wasekjen DPP PKB yang disebut eks Bupati Lampung Tengah Mustafa atau saksi eks Sekretaris DPW PKB Lampung Okta Rijaya, sebagai aktor pembuat komitmen Rp 18 miliar mahar politik. Foto Istimewa

KIRKA.CO – Pada Kamis, 22 April 2021, muncul fakta persidangan di dalam perkara suap dan gratifikasi eks Bupati Lampung Tengah Mustafa yang menyebutkan nama lain atau inisial dari Chusnunia Chalim.

Chusnunia Chalim dulunya adalah Bupati Lampung Timur dan Wasekjen DPP PKB sekaligus juga Koordinator Wilayah PKB Lampung.

Posisi dan jabatan di atas ini berkenaan dengan ketika ia terlibat dalam upaya mahar politik Rp 18 M yang disepakatinya dengan terdakwa Mustafa.

Insial Chusnunia Chalim alias Nunik itu ialah Kanjeng Ratu. Penyebutan itu diungkapkan oleh saksi bernama Saefudin, supir dari eks Pengurus DPW PKB Lampung Midi Iswanto.

Saefudin menyebut, nama alias Kanjeng Ratu itu ia dengar dari Midi Iswanto khususnya ketika dia diminta mengantarkan uang Rp 1 miliar untuk Kanjeng Ratu.

Belakangan Saefudin mendengar obrolan Midi Iswanto dengan orang lain yang menyebutkan bahwa Kanjeng Ratu itu adalah Nunik, Bupati Lampung Timur.

KIRKA.CO meminta kesediaan Midi Iswanto untuk menjelaskan kenapa sebutan Kanjeng Ratu ia sematkan kepada Nunik.

“Ya nggak tahu. Dulu orang-orang nyebutnya Kanjeng Ratu, Kanjeng Ratu gitu,” kata Midi Iswanto saat dihubungi baru-baru ini.

Midi Iswanto tak menjelaskan, apakah orang-orang yang dimaksudnya bukan lah mereka yang berada di lingkungan PKB.

Ia mengaku tidak tahu apakah kemudian sebutan Chusnunia Chalim di PKB adalah Kanjeng Ratu. “Nggak tahu,” ungkap Midi Iswanto.

Saat ditanya KIRKA.CO, Midi Iswanto tidak dapat menjelaskan siapa kemudian pihak yang memiliki nama alias sebagai Raja di PKB. “Kamu tafsirkan sendiri saja lah,” singkatnya.

 

Ricardo Hutabarat

  • Bagikan